2 Bajing Loncat di Makassar Gasak 40 Pakaian Dinas TNI, Dijual Rp 20 Ribu

Posted on

Dua pria berinisial HA (46) dan EO melakukan pencurian terhadap 40 pakaian dinas TNI dengan modus bajing loncat di , Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi yang melakukan penyelidikan telah menangkap salah satu pelaku.

“Pengungkapan kasus tindak pidana pencurian dengan modus bajing loncat,” kata Wakapolres Pelabuhan Makassar Kompol Hardjoko dalam keterangannya, Jumat (29/8/2025).

Pencurian itu terjadi di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Wajo, Selasa (19/8). Pihak ekspedisi sempat melakukan pembongkaran barang dalam pikap sebelum melanjutkan perjalanan.

“Setelah melanjutkan perjalanan, sopir baru menyadari bahwa 1 kodi berisi 40 pasang pakaian dinas loreng TNI (PDL) telah hilang,” tuturnya.

Dari hasil rekaman CCTV, pelaku diduga dua orang menggunakan motor. Salah satu pelaku naik ke atas mobil ekspedisi dan mengambil barang saat kendaraan sedang berjalan.

“Pelaku mengikuti mobil ekspedisi dengan menggunakan sepeda motor. Saat kendaraan berjalan, pelaku naik ke atas bak mobil dan menarik barang berupa pakaian loreng TNI,” tuturnya.

Polisi yang melakukan penyelidikan kemudian menangkap satu pelaku berinisial HA pada Kamis (21/8). Dari hasil pemeriksaan, beberapa seragam TNI yang dicuri ternyata sudah dijual.

“Sebagian barang hasil curian dijual seharga Rp 15.000-Rp 20.000 per potong, sedangkan sebagian lainnya disimpan di rumah rekannya EO,” ujarnya.

Polisi saat ini masih mengejar pelaku berinisial EO. Sementara pelaku HA sudah ditahan di Polres Pelabuhan Makassar.

“Terhadap pelaku HA dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun,” imbuh Hardjoko.