Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan () menyalurkan bantuan kepada korban terdampak bencana angin puting beliung di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Bencana alam itu sebelumnya mengakibatkan 10 rumah rusak.
Bantuan disalurkan langsung oleh Dinas Sosial Sulsel dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel pada Rabu (14/1). Bantuan diserahkan kepada korban di tiga desa yakni Desa Kalibone, Desa Banggae, dan Desa Japing-Japing, Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Minasatene.
“Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Pangkep, terdapat 10 unit rumah warga yang mengalami kerusakan, dengan kategori rusak ringan dan rusak sedang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Kepala BPBD Sulsel Amson Padolo dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026).
Amson mengatakan kejadian tersebut dipicu cuaca ekstrem berupa tingginya intensitas hujan yang disertai angin puting beliung. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sulsel langsung melakukan pendataan, dokumentasi, asesmen hingga penyaluran bantuan kepada korban yang terdampak.
“Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi, sekaligus meringankan beban warga pascabencana,” jelasnya.
Dia mengatakan saat ini Pemprov Sulsel dan BPBD Pangkep masih memantau kondisi di lokasi terdampak. Mereka juga terus berkoordinasi dengan aparat setempat untuk menentukan tindak lanjut terhadap kerusakan yang menimpa 10 rumah warga tersebut.
Amson turut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang sering terjadi di Sulsel akhir-akhir ini. Dia meminta masyarakat untuk mengikuti arahan dari pemerintah dan aparat setempat demi keselamatan bersama.
