Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan () meraih predikat sangat baik dalam penilaian Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) Tahun 2025. Hal ini berdasarkan penilaian yang dirilis oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) RI.
Dari laporan LKPP, Pemprov Sulsel berhasil mencatatkan total nilai pembobotan sebesar 91,00. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman optimis dalam meningkatkan nilai ITKP di masa mendatang.
“Alhamdulillah penilaian Indeks Tata Kelola Pengadaan meraih predikat sangat baik dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa RI,” ujar Andi Sudirman dalam keterangannya, Jumat (23/1/2026).
Andi Sudirman mengatakan, predikat tersebut didasarkan pada tiga domain utama penilaian kualitas tata kelola pengadaan di pemerintah daerah. Salah satunya terkait sisi Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemprov Sulsel.
“Ada tiga domain utama dalam predikat sangat baik, yakni pemanfaatan sistem pengadaan, Kualifikasi dan Kompetensi SDM PBJ, serta tingkat kematangan UKPBJ,” ungkapnya.
Biro PBJ Pemprov Sulsel dianggap memiliki personel yang kompeten serta struktur kelembagaan yang matang dan profesional. Andi Sudirman, optimalisasi ini dilakukan secara konsisten baik di lingkup Biro PBJ maupun seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Ini berarti Pemprov pada Biro PBJ dan OPD telah memanfaatkan sistem pengadaan e-purchasing, e-kontrak, SiRUP, dan lain-lain dengan baik. Selain itu, Biro PBJ juga dianggap memiliki kompetensi SDM pengadaan serta kelembagaan yang baik,” jelasnya.
