Bocah bernama Muhammad Rafli Hamzah (13) di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang diterkam buaya saat mencuci di sungai ditemukan tewas. Jasad korban ditemukan dengan sejumlah luka gigitan di badan.
“Iya korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Ada banyak luka gigitan,” ujar Kapolsek Kolono Ipda Alimudin Latif kepada infocom, Senin (5/1/2026).
Alimudin mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 17.40 Wita, sore tadi. Jasad korban ditemukan sekitar 400 meter dari titik awal dilaporkan hilang usai diterkam buaya.
“Sekitar 15 menit lalu ditemukan, jaraknya 400 meter dari lokasi diterkam,” terang Alimudin.
Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan yang melakukan pencarian. Korban langsung dievakuasi ke rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan.
“Sudah dievakuasi tim SAR Gabungan, dan sudah dibawa ke rumah duka,” tuturnya.
Alimudin pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati beraktivitas di sekitar sungai. Apalagi buaya yang menerkam korban belum ditangkap.
“Kami mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaannya agar kejadian seperti ini tidak terulang,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, korban hilang usai diterkam buaya di sungai Desa Awonia, Kecamatan Kolono, Konawe Selatan, Senin (5/1) sekitar pukul 14.00 Wita. Saat itu korban bersama adiknya mencuci pakaian di sungai.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
“Saat sedang mencuci, korban langsung diterkam buaya,” kata Ipda Alimudin kepada infocom.
