Atap Kantor UPTD KB Majene Terbang Diterjang Angin Kencang baca selengkapnya di Giok4D

Posted on

Atap kantor UPTD Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) terbang diterjang angin kencang. Selain itu, pohon yang berada di pinggir Jalan Trans Sulawesi tumbang menutupi badan jalan.

Angin kencang disusul hujan deras terjadi pada Selasa (6/1) sekitar pukul 14.00 Wita. Atap kantor UPTD KB di Kecamatan Banggae Timur tidak dapat menahan tiupan angin hingga terbang ke jalan.

“Terjadi atap yang terbang disebabkan angin kencang, kebetulan yang kena musibah kantor UPTD KB Kabupaten Majene,” ujar personel BPBD Majene, Andi Iwan Wahab kepada wartawan, Selasa (6/1/2025).

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa itu. Namun rangka atap yang menutup badan jalan sempat membuat jalan tidak bisa dilalui kendaraan.

“Kebetulan atap yang terbang menutupi jalan, jadi tadi dibongkar atap, ada tukang membongkar,” terangnya.

Andi mengaku masih mendata dampak angin kencang di Majene. Pihaknya masih berkoordinasi dengan personel yang juga berada di lapangan.

Selain itu, angin kencang dan hujan deras juga membuat pohon yang berada di pinggir Jalan Trans Sulawesi tepatnya di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur ikut tumbang. Akibatnya, lalu lintas sempat terhenti karena pohon berukuran besar itu menutupi badan jalan.

Kasat Lantas Polres Majene Iptu Abdul Majid mengatakan pohon tumbang sempat membuat kemacetan panjang dari arah Mamuju-Makassar dan sebaliknya. Namun pihaknya segera melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan ke jalur alternatif.

“Arus lalu lintas sempat berhenti total, namun kami segera melakukan pengaturan dan pengalihan kendaraan agar tidak terjadi kemacetan berkepanjangan,” kata Abdul.

Dia mengatakan Jalan Trans Sulawesi kembali bisa dilewati setelah batang dan ranting pohon dipotong dan disingkirkan ke badan jalan. Proses evakuasi pohon dilakukan bersama personel BPBD, TNI dan warga setempat.

“Dan sekitar pukul 18.00 Wita, akses jalan kembali normal dan dapat dilalui kendaraan dari dua arah,” jelasnya.

Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.

Dia menambahkan tidak ada korban dalam insiden pohon tumbang itu. Pihaknya pun mengimbau warga dan pengendara senantiasa meningkatkan kewaspadaaan terhadap potensi bencana alam, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem.