Warga Katimbang Makassar Mulai Beraktivitas Meski Banjir Masih Setinggi Betis | Info Giok4D

Posted on

Banjir di Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, , Sulawesi Selatan (Sulsel), belum surut. Kendati begitu, beberapa warga mulai beraktivitas meski banjir yang merendam permukiman masih setinggi betis.

Pantauan infoSulsel di BTN Kodam III Kelurahan Katimbang, Senin (12/1/2026) pukul 13.30 Wita, tampak banjir masih menggenangi rumah warga terutama di Blok C4 hingga Blok D6 di Jalan Kotipa. Banjir di sekitar permukiman yang berada di sekitar Sungai Je’ne Tallasa juga belum surut.

Akses kendaraan bermotor dan mobil hanya sampai di depan gapura Blok C4. Warga yang ingin masuk ke blok C4-D6 atau masuk semakin dalam ke arah Sungai Je’ne Tallasa terpaksa putar balik atau berjalan kaki karena air masih setinggi betis orang dewasa.

Beberapa warga tampak membuka ruko jualannya hingga membersihkan teras rumah yang sempat terendam banjir. Sejumlah anak-anak juga terlihat memanfaatkan kondisi banjir untuk bermain dan berenang di area genangan.

“Mulai kemarin ini (banjir) tapi sudah surut. Barusan ini nda terlalu tinggi, (ketinggian air) ya sebetis,” ujar salah satu warga Blok D4 BTN Kodam III, Markus kepada infoSulsel di lokasi.

Dia mengaku tidak memilih mengungsi karena menganggap banjir tahun ini tidak terlalu parah dibandingkan tahun 2024. Namun ia mengaku kesulitan beraktivitas akibat rumahnya terendam banjir.

“Biasa ta’ dua kali satu tahun ini barusan ini tahun ini iya (awal 2026). Mudah-mudahan tidak mi,” ungkapnya.

Markus mengungkap banjir baru surut hari ini. Dia menjelaskan blok D4 ke area dalam perumahan memang menjadi langganan banjir dan susah surut karena lokasi yang rendah.

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.

“Ini satu atau dua hari baru surut kalau tidak hujan, kalau dibilang mau kering. Tapi memang daerah di sini (Blok D4) yang paling rendah di sini, mulai (Kodam III) Blok D4 sampai di sana perumahan di sekitar (sungai) Biring Je’ne itu,” jelasnya.

Dia menyebut Wali Kota Makassar Munafri ‘Appi’ Arifuddin telah mengecek lokasi sejak terjadi banjir. Lurah Katimbang juga telah bertindak dengan mengevakuasi warga yang rumahnya terendam banjir ke lokasi pengungsian.

Sebelumnya diberitakan, Banjir di Katimbang terjadi imbas curah hujan yang tinggi pada Sabtu (10/1). Ratusan warga dilaporkan mengungsi ke sejumlah titik termasuk di Kantor Kelurahan Katimbang.

“Sudah hampir 3 hari ini dengan ini (Senin), belum (ada pengungsi yang yang pulang). Anak-anak ke sekolah mi tadi,” kata Plt Sekretaris Lurah Katimbang, Sudarmi Jumadi kepada infoSulsel, Senin (12/1).

SD Negeri Paccerakkang juga menjadi lokasi pengungsian korban banjir. Alih fungsi gedung sekolah ini membuat aktivitas belajar siswa sementara dilakukan secara online alias dalam jaringan (daring).

“Jumlah KK sudah 55 KK, jiwa 250 sampai saat ini (yang mengungsi),” kata Kepala SDN Paccerakkang, Hudayah.

Gambar ilustrasi