Wanita di Konawe Tikam Teman Pria saat Pesta Miras gegara Diejek

Posted on

Seorang wanita berinisial EF (33) di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), menikam teman prianya, A (41) saat pesta minuman keras atau miras. Pelaku diduga emosi gegara kerap diejek oleh korban.

“Peristiwa ini terjadi saat pesta miras dan dipicu oleh ejekan terhadap pelaku,” kata Kapolsek Bondola Iptu M. Heder Payapo dalam keterangannya, Sabtu (3/1/2026).

Peristiwa itu terjadi di sebuah bangsal percetakan batako di Desa Tanggobu, Kecamatan Morosi, pada Kamis (1/1) sekitar pukul 13.00 Wita. Saat kejadian, sejumlah orang tengah berkumpul dan mengonsumsi miras di lokasi tersebut.

“Kejadian berlangsung di area bangsal percetakan batako ketika para pelaku sedang minum miras,” ujarnya.

Heder mengatakan pelaku awalnya dijemput oleh salah satu temannya di rumahnya yang berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi. Setibanya di lokasi, EF ikut mengonsumsi miras dan saat itu korban melontarkan ejekan ke pelaku.

“Korban beberapa kali mengucapkan kata-kata ejekan yang memicu kemarahan pelaku,” bebernya.

Sekitar pukul 17.00 Wita, pelaku memilih pulang dengan alasan emosi tidak terkendali. Di rumah, pelaku mengambil sebilah pisau dapur lalu menyelipkannya di pinggang dan kembali ke lokasi.

“Pelaku sempat pulang dan kembali lagi dengan membawa sebilah pisau,” terang Heder.

Setelah kembali ke lokasi, korban kembali melontarkan ejekan kepada pelaku. Emosi pelaku memuncak sehingga mendorong korban menggunakan siku kiri dan keduanya terjatuh di atas tumpukan pasir.

“Pelaku mendorong korban hingga sama-sama terjatuh di lokasi kejadian,” ujarnya.

Dalam posisi berhadapan di atas tumpukan pasir, pelaku mencabut pisau dari pinggangnya. Pelaku lalu menikam korban beberapa kali pada bagian perut hingga korban berlumuran darah.

“Penikaman dilakukan berulang kali dan menyebabkan korban mengalami luka serius,” ujarnya.

Pelaku membuang pisau setelah melakukan penikaman. Pelaku kemudian diamankan dan diantar pulang ke rumahnya, sementara korban segera dievakuasi.

“Korban langsung dibawa ke RS Bahteramas Kendari untuk mendapatkan perawatan medis,” tuturnya.

Polisi yang menerima laporan penikaman itu mengamankan pelaku pada Jumat (2/1) siang. Polisi turut mengambil keterangan sejumlah saksi yang berada di tempat kejadian perkara (TKP).

“Pelaku sudah diamankan kemarin, kami masih melakukan pendalaman dan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.