Wali Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) Tasming Hamid menunjuk pelaksana tugas (Plt) mengisi jabatan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kabudayaan (Kadisdikbud). Masing-masing yang ditunjuk Plt Kadinkes, Ilham Willem dan Plt Kadisdikbud, Dede Harirustaman.
SK Plt Kadinkes dan Plt Kadisdikbud itu diserahkan oleh Wali Kota Tasming Hamid di Rujab Wali Kota dalam waktu yang berbeda. Ilham dan Dede itu mengisi kekosongan jabatan menggantikan Rahmawati dan Makmur yang mundur.
“Iye saya sekarang (Plt Kadinkes). Sejak tanggal 5 Januari. Penyerahan SK itu dari pak Wali di Rujab Wali Kota,” ungkap Ilham Willem kepada infoSulsel, Kamis (15/1/2026).
Sebagai Plt Kadinkes, Ilham siap menjalankan tugas dan fungsi untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan. Dia mengaku tidak menerima pesan khusus dari Wali Kota.
“Tidak ada pesan khusus dari pak wali. Tugasnya untuk mengisi kekosongan jabatan, karena kalau OPD tanpa pimpinan itu kan pincang,” ujarnya.
“Tentu saya ditugaskan melaksanakan tugas dan fungsi sebagai kadis kesehatan agar pelayanan masyarakat dinas kesehatan tetap berjalan optimal,” lanjutnya.
Ilham mengatakan, tugasnya sebagai Plt sesuai surat keputusan itu berlaku hingga 3 bulan. Saat ini dirinya juga diamanahkan mengisi jabatan fungsional di dinas kesehatan.
“Ini mulai dari tanggal 5 Januari, kalau Plt itu kan jangka waktunya sampai 3 bulan. Kita tunggu bagaimana kebijakan selanjutnya. Saya sebelumnya fungsional di dinas kesehatan,” jelasnya.
Ilham menjabat Plt Kadinkes mengganti Rahmawati yang mengundurkan diri. Saat ini, Rahmawati menerima tugas sebagai ASN fungsional di RS Hasri Ainun Habibie.
“Saya dengar dia (Rahmawati) ditugaskan di RS Hasri Ainun Habibie. Iya sebagai fungsional di sana. Tapi saya juga belum lihat SK-nya,” ujarnya.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
Sementara itu, jabatan Plt Kadisdikbud diisi oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dede Harirustaman. Dia ditunjuk menduduki jabatan tersebut setelah menerima SK dari Wali Kota Tasming Hamid.
“Plt Kadis Pendidikan. Ditunjuk sementara untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai kadis pendidikan sejak tanggal 14 Januari 2026. Penyerahan SK Plt langsung yang menyerahkan Bapak Wali Kota Parepare,” ungkapnya.
Dede mengaku diberi tugas untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut hingga ada yang dilantik definitif. Dia mengatakan, jabatan Plt itu masa waktunya 3 bulan.
“Ditugaskan hingga ada pejabat definitif atau selama 3 bulan,” imbuhnya.
Dia mengungkapkan sejumlah pesan Wali Kota dalam menjalankan amanah sebagai Plt Kadisdikbud. Di antaranya menyelesaikan seluruh rencana program yang sudah ditetapkan.
“Serta merapikan kembali hal-hal yang selama ini menjadi suatu kendala atau hambatan dalam mewujudkan pendidikan yang lebih baik di Kota Parepare,” katanya.
Dia mengaku siap menjalankan dua tugas yang diberikan Wali Kota dengan baik. Dede ingin memaksimalkan kerja tim dalam mengkoordinir Disdikbud dan menjalankan tugas sebagai asisten.
“Tetap berjalan sesuai yang direncanakan. Tapi akan lebih dioptimalkan kerja tim yang ada, baik di bidang pemerintahan dan kesra serta di dinas pendidikan,” katanya.
Dede mengungkapkan, Makmur yang sebelumnya menjabat sebagai Kadisdikbud kini ditugaskan menjadi guru. Makmur ditempatkan melaksanakan tugas mengajar di SMPN 7.
“Iye (guru) di SMPN 7,” imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, Kadinkes Parepare Rahmawati mengundurkan diri dari jabatannya. Rahmawati disebut ingin beralih ke jabatan fungsional.
“Info seperti itu (Kadiskes mengundurkan diri). Iye sudah masuk pengunduran dirinya,” ungkap Kepala BKPSDM Parepare, Eko W Ariyadi kepada infoSulsel, Selasa (30/12/2025).
Eko menjelaskan alasan Rahmawati mengundurkan diri karena ingin beralih ke jabatan fungsional. Dia mengungkapkan, Rahmawati bakal dialihkan ke jabatan fungsional administrasi kesehatan.
“Mau beralih ke fungsional. Ke adminkes (administrasi kesehatan),” katanya.
Tak lama berselang, giliran Kadisdikbud Parepare Makmur yang secara mendadak mundur dari jabatannya. Makmur disebut ingin kembali menjadi guru.
“Iya, informasi yang saya dengar juga begitu, mengundurkan diri. Suratnya ditujukan ke Walikota pastinya, iya, ke Walikota,” ungkap Kepala BKPSDM Parepare, Eko W Ariyadi kepada infoSulsel, Selasa (13/1).
Dia mengungkapkan, Makmur mundur dari jabatannya dengan alasan ingin kembali jadi guru. Eko tak menjelaskan alasan lain atas mundurnya Makmur.
“Yang saya dengar sih mau kembali jadi guru, yang saya dengar. Iya, cuma hal-hal lain saya nggak dapat informasi tadi,” ujarnya.
Dia mengaku siap menjalankan dua tugas yang diberikan Wali Kota dengan baik. Dede ingin memaksimalkan kerja tim dalam mengkoordinir Disdikbud dan menjalankan tugas sebagai asisten.
“Tetap berjalan sesuai yang direncanakan. Tapi akan lebih dioptimalkan kerja tim yang ada, baik di bidang pemerintahan dan kesra serta di dinas pendidikan,” katanya.
Dede mengungkapkan, Makmur yang sebelumnya menjabat sebagai Kadisdikbud kini ditugaskan menjadi guru. Makmur ditempatkan melaksanakan tugas mengajar di SMPN 7.
“Iye (guru) di SMPN 7,” imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, Kadinkes Parepare Rahmawati mengundurkan diri dari jabatannya. Rahmawati disebut ingin beralih ke jabatan fungsional.
“Info seperti itu (Kadiskes mengundurkan diri). Iye sudah masuk pengunduran dirinya,” ungkap Kepala BKPSDM Parepare, Eko W Ariyadi kepada infoSulsel, Selasa (30/12/2025).
Eko menjelaskan alasan Rahmawati mengundurkan diri karena ingin beralih ke jabatan fungsional. Dia mengungkapkan, Rahmawati bakal dialihkan ke jabatan fungsional administrasi kesehatan.
“Mau beralih ke fungsional. Ke adminkes (administrasi kesehatan),” katanya.
Tak lama berselang, giliran Kadisdikbud Parepare Makmur yang secara mendadak mundur dari jabatannya. Makmur disebut ingin kembali menjadi guru.
“Iya, informasi yang saya dengar juga begitu, mengundurkan diri. Suratnya ditujukan ke Walikota pastinya, iya, ke Walikota,” ungkap Kepala BKPSDM Parepare, Eko W Ariyadi kepada infoSulsel, Selasa (13/1).
Dia mengungkapkan, Makmur mundur dari jabatannya dengan alasan ingin kembali jadi guru. Eko tak menjelaskan alasan lain atas mundurnya Makmur.
“Yang saya dengar sih mau kembali jadi guru, yang saya dengar. Iya, cuma hal-hal lain saya nggak dapat informasi tadi,” ujarnya.







