Nisfu Syaban merupakan salah satu waktu yang istimewa dalam Islam karena memiliki sejumlah keistimewaan. Pada momen tersebut, umat Islam dianjurkan untuk mengerjakan amalan ibadah, salah satunya sholat Nisfu Syaban.
Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Ali bin Abi Thalib yang disadur dari buku Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet oleh Puspa Swara dan Ibnu Watiniyah sebagai berikut:
“Ini malam Nisfu Syaban, maka hidupkanlah dengan sholat dan puasalah pada siang harinya. Sesungguhnya Allah turun ke langit dunia pada malam itu, lalu Dia berkata ‘Orang yang meminta ampunan akan Aku ampuni, orang yang meminta rezeki akan Aku beri, Orang yang mendapatkan cobaan akan Aku bebaskan, hingga fajar menyingsing.” (HR Ibnu Majah)
Lantas, bagaimana tata cara sholat Nisfu Syaban? Yuk baca selengkapnya di bawah ini!
Sholat Nisfu Syaban dapat dikerjakan sebanyak dua sampai 100 rakaat. Setiap dua rakaat diakhiri dengan satu salam.
Adapun pelaksanaan sholat Nisfu Syaban ini dilakukan sebagaimana sholat sunah pada umumnya. Bagi yang ingin mengerjakan amalan tersebut, berikut tata cara lengkapnya:
أُصَلَّى سُنَّةً لِإِحْيَاءِ لَيْلَةِ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى اللهُ أَكْبَرْ.
Arab Latin: Ushallî sunnatan li-ihya’i lailati nishfi sya’bâna rak’ataini mustaqbilal qiblati lillahi taʼâlâ. Allâhu Akbar…
Artinya: “Saya niat sholat sunah Nishfu Sya’ban dua rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Taala.” Allâhu Akbar…
atau boleh juga seperti ini:
أُصَلِّي لَيْلَةَ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرْ.
Arab Latin: Ushallî lailata nishfi sya’bâna rakataini mustaqbilal qiblati sunnatan lillâhi taʼâlâ. Allâhu Akbar…
Artinya: “Saya niat sholat sunah Nishfu Sya’ban dua rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Taala.” Allâhu Akbar…
Sholat sunah Nishfu Sya’ban ini sering dikerjakan oleh para ulama salaf, yang dinamakan dengan sholat al-Khair (sholat kebaikan). Juga dinamakan sholat Lailatul Bara’ah.
Mereka berkumpul pada malam itu dan ada kalanya dilaksanakan secara bersamaan. Karena itu, niatnya pun boleh seperti ini:
أُصَلَّى سُنَّةَ الْخَيْرِ فِي لَيْلَةِ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرْ.
Arab Latin: Ushallî sunnatal khairi fi lailati nishfi sya’bâna rak’ataini mustaqbilal qiblati lillâhi taâlâ. Allâhu Akbar…
Artinya: “Saya niat sholat sunah al-Khair pada malam Nishfu Sya’ban, dua rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Taala.” Allâhu Akbar…
أُصَلَّى سُنَّةً لَيْلَةَ الْبَرَاثَةِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ تَقَرُّبًا إِلَى اللَّهِ تَعَالَى. اللهُ أَكْبَرْ.
Arab Latin: Ushallî sunnatan lailatal barâʻâti rak’ataini mustaqbilal qiblati taqarruban ilallâhi taʼâlâ. Allâhu Akbar…
Artinya: “Saya niat sholat sunah malam pembebasan (dari kecelakaan dan kehinaan), dua rakaat dengan menghadap kiblat, semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Allah Taala.”
Allâhu Akbar…
Sholat Nisfu Syaban dilaksanakan pada pertengahan bulan Syaban, yakni tanggal 15. Jika dikonversi ke dalam kalender Masehi, tanggal 15 Syaban bertepatan dengan tanggal 3 Februari 2026.
Namun, pergantian waktu kalender Hijriah dimulai sejak waktu Maghrib. Dengan demikian, malam Nisfu Syaban jatuh pada tanggal 2 Februari 2026.
Dilansir dari laman Baznas, umumnya sholat Nisfu Syaban dikerjakan pada malam hari setelah sholat Isya hingga menjelang waktu Subuh. Dengan demikian Sholat Nisfu Syaban dapat dikerjakan pada tanggal 2 Februari 2026 mulai setelah sholat Isya hingga menjelang waktu Subuh.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Demikianlah tata cara sholat Nisfu Syaban lengkap bacaan niat dan waktu pelaksanaannya. Semoga membantu!







