Tanggal 20 Januari Memperingati Apa? Ada 4 Perayaan Internasional [Giok4D Resmi]

Posted on

Setiap tanggal dalam kalender menyimpan beragam peringatan yang dirayakan di sejumlah wilayah, tak terkecuali hari ini Selasa, 20 Januari 2026. Peringatan tersebut hadir dengan latar belakang dan cerita uniknya masing-masing.

Setidaknya ada empat peringatan internasional yang dirayakan pada Tanggal 20 Januari. Setiap peringatan membawa pesan tersendiri, mulai dari nilai spiritual dan sejarah, perkembangan teknologi, ajakan menjalani gaya hidup sehat, hingga pentingnya menumbuhkan sikap saling menerima dalam kehidupan bermasyarakat.

Adapun peringatan yang jatuh pada tanggal 20 Januari tahun ini meliputi Hari Penerimaan Internasional, Hari Kamera Video (Camcorder), Hari Berjalan-jalan di Luar Ruangan, serta Hari Raya Guru Gobind Singh. Lantas, apa makna dan tujuan dari masing-masing peringatan tersebut?

Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Melansir National Today, Hari Penerimaan Internasional diperingati sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya penerimaan sosial terhadap penyandang disabilitas. Peringatan ini juga menjadi bentuk penghormatan kepada Annie Hopkins, sosok di balik lahirnya gerakan penerimaan tersebut.

Penerimaan sendiri dimaknai sebagai sikap menyetujui dan menghargai suatu kondisi, proses, atau keadaan tanpa berusaha mengubahnya. Dalam dunia yang ideal, setiap individu seharusnya dapat diterima apa adanya, tanpa memandang perbedaan maupun keunikan yang dimiliki.

Nilai inilah yang menjadi cita-cita dan harapan Annie Hopkins. Ia mendirikan Yayasan 3E Love dengan tujuan menjadikan dunia sebagai tempat yang lebih inklusif melalui edukasi tentang pentingnya merangkul keberagaman dan perbedaan.

Sebagai simbol penerimaan, digunakan gambar kursi roda berbentuk hati. Simbol ini melambangkan persatuan antarindividu dengan berbagai kemampuan sekaligus mendorong lahirnya percakapan yang dapat mengubah cara pandang dan sikap masyarakat menjadi lebih positif dan inklusif.

Hari Kamera Video (Camcorder) diperingati untuk merayakan peran camcorder dalam mengabadikan berbagai momen berharga dalam kehidupan. Mulai dari pernikahan, ulang tahun, wisuda, hingga resital anak-anak, camcorder telah menjadi saksi banyak kenangan, termasuk momen lucu maupun memalukan yang sulit dilupakan.

Meski diperingati secara internasional, asal-usul Hari Camcorder tidak diketahui secara pasti. Namun, makna perayaannya jelas, yakni untuk menghormati camcorder dan dunia videografi yang telah membantu manusia merekam serta membagikan cerita kehidupan dari waktu ke waktu.

Kamera video pertama dirilis oleh Sony pada tahun 1983 melalui sistem Betacam yang ditujukan untuk penggunaan profesional. Pada masa awal kemunculannya, kamera video berukuran besar dan berat, serta masih menggunakan unit perekam yang terpisah.

Perkembangan teknologi kemudian melahirkan camcorder, yakni perangkat yang menggabungkan kamera dan perekam video dalam satu alat. Pada tahun 1995, kamera DVD mulai diperkenalkan dengan format video digital yang ditujukan untuk penggunaan konsumen.

Pada awalnya, camcorder menggunakan pita kaset analog sebelum beralih ke sistem perekaman digital. Pada tahun 2003, Sony kembali mencatat sejarah dengan merilis perekam digital tanpa pita pertama.

Pita kaset tersebut digantikan oleh media penyimpanan yang lebih praktis seperti memori internal dan kartu SD. Kini, teknologi perekaman video semakin praktis dengan hadirnya kamera digital dan ponsel berkamera.

Tanggal 20 Januari juga diperingati sebagai Hari Berjalan-jalan di Luar Ruangan secara Internasional. Seperti namanya ini adalah hari untuk keluar rumah dan berjalan-jalan sendirian atau bersama orang lain.

Berjalan kaki memiliki banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Aktivitas ini dinilai lebih menyenangkan ketika dilakukan di luar ruangan dibandingkan berjalan di atas treadmill. Selain menyehatkan, berjalan kaki juga merupakan bagian penting dari evolusi manusia sejak zaman dahulu.

Bangsa Romawi bahkan menggunakan aktivitas berjalan kaki sebagai dasar pengukuran jarak. Mereka menetapkan bahwa seribu langkah prajurit setara dengan satu mil.

Seiring waktu, berjalan kaki jarak jauh berkembang menjadi olahraga kompetitif, seiring kegemaran manusia dalam menunjukkan kemampuan fisik yang luar biasa. Pada paruh kedua abad ke-19, olahraga jalan kaki mulai populer di Amerika Serikat dan Eropa.

Jerman tercatat memiliki klub jalan kaki tertua yang masih aktif hingga kini, yakni Black Forest Wanderverein yang didirikan pada tahun 1864. Sementara itu, lomba jalan cepat pertama di Amerika Serikat digelar di New York pada tahun 1911.

Bahkan sebelumnya, lomba jalan cepat telah tercatat sebagai cabang olahraga resmi dalam Olimpiade London 1908. Hingga kini, berjalan kaki berkembang dalam berbagai bentuk, seperti jalan santai, jalan cepat, jalan gesit, jalan bertenaga, hingga maraton.

Tak hanya sebagai olahraga, berjalan kaki juga memiliki nilai spiritual. Salah satunya terlihat dari tradisi ziarah Camino de Santiago, yang ditempuh ribuan orang dengan berjalan kaki.

Pada tahun 2015, rute ini kembali populer setelah terinspirasi oleh film The Way, yang mengisahkan perjalanan seorang ayah menyusuri jalur tersebut di Prancis sebagai bentuk pencarian makna dan refleksi diri.

Hari Raya Guru Gobind Singh yang diperingati setiap 20 Januari dirayakan oleh umat Sikh di seluruh dunia. Perayaan ini bertujuan untuk menghormati dan mengenang Guru Gobind Singh, salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah Sikhisme.

Guru Gobind Singh dikenal sebagai pemimpin inspiratif yang mewarisi kepemimpinan spiritual dari keluarganya, ia merupakan putra dari Guru Tegh Bahadur, Guru Sikh kesembilan. Setelah ayahnya dieksekusi oleh Kaisar Mughal Aurangzeb, Guru Gobind Singh diangkat menjadi pemimpin umat Sikh pada usia yang sangat muda, yakni sembilan tahun.

Sepanjang hidupnya, Guru Gobind Singh dikenal gigih memperjuangkan keadilan dan kebebasan beragama, serta menentang berbagai bentuk penindasan. Ia tidak hanya dikenal sebagai pejuang yang tangguh, tetapi juga sebagai pemimpin spiritual yang mengabdikan hidupnya untuk memberi teladan bagi umatnya.

Selain menguasai seni bela diri, Guru Gobind Singh aktif menyebarkan ajaran filosofis dan nilai-nilai moral dalam komunitas Sikh. Salah satu warisan terbesarnya adalah pendirian tradisi Khalsa, yang mencakup lima simbol utama, yaitu Kesh (rambut yang tidak dipotong), Kangha (sisir kayu), Kara (gelang besi atau baja), Kirpan (pedang atau belati), dan Kacchera (celana pendek).

Tradisi Khalsa melahirkan identitas baru bagi umat Sikh yakni seorang pria Sikh khalsa diberi gelar singh, sementara perempuan disebut kaur. Dalam ajaran Guru Gobind Singh, khalsa bukan sekadar identitas, melainkan cara hidup yang menuntut kedisiplinan, keberanian, dan kepatuhan terhadap kode etik yang ketat.

Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.

Guru Gobind Singh juga berperan dalam penyusunan Kartarpur Pothi, sebuah manuskrip penting dari Guru Granth Sahib yang menjadi kitab suci utama Sikhisme. Sepanjang hidupnya, ia tercatat memimpin dan terlibat dalam 13 peperangan melawan Kekaisaran Mughal demi membela kebebasan dan martabat umat Sikh.

Itulah ulasan masing-masing peringatan yang diperingati pada tanggal 20 Januari 2025. Semoga menambah wawasan ya, infoers!

Hari Penerimaan Internasional

Hari Kamera Video (Camcorder)

Hari Berjalan-jalan di Luar Ruangan

Hari Raya Guru Gobind Singh