Banyak yang penasaran, tanggal 13 Januari memperingati hari apa? Ternyata, di tanggal ini terdapat beberapa momen penting yang diperingati secara nasional maupun global.
Mengetahui peringatan di tanggal-tanggal tertentu seperti hari ini, 13 Januari 2026, bukan sekadar menambah wawasan tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa tersebut. Hal ini bisa menjadi pengingat bagi semua untuk terus menghormati sejarah, menjaga kedamaian, serta meningkatkan kesadaran sosial.
Nah, bagi infoers yang penasaran dan ingin tahu lebih dalam tentang apa saja hari peringatan di tanggal 13 Januari 2026, berikut ini infoSulsel sajikan informasi lengkapnya. Simak ulasannya sampai tuntas ya!
Tanggal 13 Januari menandai Hari Ulang Tahun (HUT) Penerangan TNI Angkatan Darat (AD). Tahun ini Penerangan TNI AD memasuki usia ke-75.
Menyadur Direktori Markas Satuan TNI, cikal bakal Penerangan TNI AD telah terlihat sejak masa perang kemerdekaan. Meski belum terbentuk secara resmi, peran penerangan terbukti nyata dalam mendukung perjuangan bangsa.
Setelah berdirinya Tentara Keamanan Rakyat (TKR) pada 5 Oktober 1945, peran penerangan semakin berkembang dan mulai terorganisasi, meskipun masih dengan keterbatasan personel dan peralatan.
Pada masa itu, Markas Besar Tentara di Yogyakarta telah memiliki bagian yang melaksanakan kegiatan penerangan militer. Panglima Besar Jenderal Sudirman menunjuk Mayor Jenderal H Anwar Tjokroaminoto sebagai pimpinan penerangan, dengan salah satu stafnya Letnan K Suwarno yang menangani koordinasi pers.
Kegiatan penerangan juga berkembang di berbagai satuan TNI AD, seperti Penerangan Divisi X Panembahan Senopati di Solo, Penerangan Komandemen di Sumatera, dan Penerangan Divisi II Sumatera. Aktivitas penerangan meliputi penyampaian informasi melalui siaran radio militer, siaran pers, serta sandiwara sebagai media informasi dan hiburan.
Seiring perpindahan pusat pemerintahan dari Yogyakarta ke Jakarta, Markas Besar TNI AD turut dipindahkan dan dibentuk Badan Staf Umum serta Kabinet KSAD yang memiliki juru bicara. Kebutuhan akan fungsi penerangan yang semakin penting mendorong pimpinan Angkatan Darat membentuk organisasi resmi penerangan melalui Penetapan Kasad Nomor 8/Kasad/Pnt/1951 pada 13 Januari 1951 dengan nama Bagian Penerangan dan Penerbitan, dipimpin Letkol Imam Soekarto. Tanggal tersebut kemudian ditetapkan sebagai Hari Jadi Penerangan TNI AD.
Dalam perkembangannya, organisasi penerangan mengalami beberapa perubahan nama: menjadi Penerangan Angkatan Darat pada 1953, Pusat Penerangan Angkatan Darat pada 1955, dan sejak 12 Mei 1971 resmi bernama Dinas Penerangan TNI AD hingga saat ini.
Di Indonesia, tanggal 13 Januari juga diperingati sebagai Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Nelayan dan Masyarakat Sipil. Mengutip laman BPS Kabupaten Bantul, peringatan ini sebagai bentuk dukungan atas perlindungan HAM bagi para nelayan dan masyarakat sipil di wilayah pesisir yang bergantung hidup pada hasil laut.
Hari HAM Nelayan dan Masyarakat Sipil adalah momentum untuk mengembangkan dan meningkatkan kesejahteraan para nelayan dan masyarakat sipil yang tinggal di wilayah pesisir. Mengingat Indonesia merupakan negara maritim dengan wilayah laut yang luas, dan masyarakatnya banyak yang bekerja di sektor perairan, kelautan, dan perikanan.
Malansir laman RRI, sejarah Hari HAM Nelayan dan Masyarakat Sipil ini bermula sejak pekerja informal di sektor kelautan dan perikanan memperoleh perlindungan dari sisi hak asasi manusia (HAM). Hal tersebut sejak disahkannya Peraturan Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 35/PERMEN-KP/2015 Tentang Sistem dan Sertifikasi Hak Asasi Manusia pada Usaha Perikanan pada tahun 2015.
Permen KP No 35 Tahun 2025 tersebut ditetapkan dalam rangka mewujudkan pengelolaan perikanan yang berkeadilan, memberikan kepastian hukum, memberikan manfaat, dan sesuai dengan asas pembangunan berkelanjutan sebagaimana diatur dalam aturan perundang-undangan yang berlaku.
Tujuan Peraturan Menteri tersebut adalah untuk memastikan Pengusaha Perikanan menghormati HAM para pihak yang terkait dengan kegiatan usaha perikanan, termasuk awak kapal perikanan dan masyarakat sekitar dengan mencegah terjadinya pelanggaran HAM dan/atau mengatasi dampak pelanggaran HAM yang telah terjadi.
Tanggal 13 Januari diperingati sebagai Hari Penyiaran Radio Publik di dunia internasional. Hari ini menghormati para penemu radio dan para perintis penyiaran publik.
Melansir laman National Today, asal usul dari hari peringatan ini tidak diketahui secara jelas. Namun, tujuannya menjadi diketahui secara umum, yakni untuk memperingati kelahiran siaran radio.
Kemunculan radio berawal dari seorang penemu dan insinyur listrik Italia, Guglielmo Marconi. Ia membuktikan kemungkinan komunikasi radio dengan mengirim dan menerima transmisi radio pertamanya pada tahun 1895.
Namun, sinyal suara dan musik yang didengar melalui radio pertama kali terjadi pada Desember 1906, ketika eksperimentator Kanada Reginald Fessenden memproduksi sekitar satu jam musik dan pembicaraan untuk siapa saja yang mendengarkan, dari Brant Rock, Massachusetts. Beberapa tahun berikutnya diwarnai dengan eksperimen serupa, tetapi tidak ada yang dapat mempertahankan layanan berkelanjutan.
Kemudian pada tahun 1910 di Kota New York, sebuah pertunjukan opera langsung yang menampilkan beberapa penyanyi opera terkemuka pada masa itu, disiarkan dari Metropolitan Opera House. Ini menjadi siaran radio publik pertama di dunia.
Berlangsung selama beberapa jam, siaran ini sayangnya tidak banyak didengar oleh orang dan bahkan dianggap tidak berhasil karena kualitas suara yang buruk.
Pada pertengahan abad ke-20, setiap negara memiliki sistem penyiaran yang dalam kebanyakan kasus, dikelola dan dioperasikan oleh pemerintah.
Pada sekitar tahun 1945, dengan penemuan televisi, radio dan pengaruhnya mengalami transformasi. Meskipun tetap menjadi media massa elektronik paling luas di dunia, radio menghadapi persaingan dari berbagai media lain.
Pada abad ke-21, siaran radio menghadapi tekanan kompetitif dari layanan satelit digital dan berbasis internet, namun tampaknya media komunikasi ini tetap bertahan dan beradaptasi dengan kebutuhan pendengar yang terus berubah.
Itulah sejumlah hari peringatan penting di tanggal 13 Januari lengkap dengan ulasannya. Semoga bermanfaat!
