Spesifikasi Pesawat ATR Rute Jogja-Makassar yang Hilang Kontak di Maros

Posted on

Pesawat ATR 42-500 (sebelumnya ditulis ATR 400) milik Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak di daerah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pesawat dengan nomor penerbangan PK-THT ini berangkat dari Bandara Adisutjipto Jogjakarta menuju Makassar.

Pesawat tersebut membawa 8 kru dan 3 penumpang. Hingga kini, kondisi para kru dan penumpang belum diketahui.

Di tengah proses pencarian yang masih berlangsung, spesifikasi teknis pesawat ATR 42-500 yang digunakan Indonesia Air Transport dalam penerbangan tersebut menjadi tentunya menjadi perhatian.

Berikut ulasan spesifikasi utama pesawat ATR 42-500 yang dihimpun dari laman resmi Indonesia Air Transport dan data pabrikan dari ATR Air Craft.

Melansir laman resmi Indonesia Air Transport pesawat ATR 42-500 tersebut dapat terbang dengan kecepatan 556 km/hr di atas ketinggian maksimum 7.620 m. Pesawat ini memiliki jarak tempuh maksimal mencapai 2,037 km dengan total kapasitas penumpang sebanyak 46 seats di luar crew.

Dijelaskan, pesawat ATR 42-500 milik perusahaan tersebut dirancang untuk menghadirkan kenyamanan selama penerbangan. Kabinnya dapat difungsikan sebagai ruang kerja maupun pertemuan di udara, dengan interior yang menggunakan material pilihan untuk menciptakan suasana kelas atas.

Sementara itu, berdasarkan data pabrik ATR Air Craft, di sisi mesin dan performa, pesawat ATR 42-500 menggunakan dua mesin Pratt & Whitney Canada dengan seri PW127E/M. Mesin ini dirancang tetap aman bahkan jika hanya satu mesin yang berfungsi, sesuai standar keselamatan penerbangan sipil.

Secara fisik, ATR 42-500 tergolong ramping dan proporsional untuk bandara kecil. Pesawat ini memiliki panjang pesawat 22,67 meter, rentang sayap 24,57 meter, tinggi pesawat 7,59 meter, diameter baling-baling 3,93 meter, dan luas sayap 54,5 meter persegi.

Salah satu keunggulan yang diklaim dari pesawat ini adalah kemampuannya beroperasi di landasan pendek. ATR 42-500 memiliki jarak lepas landas minimum sekitar 982-1.165 meter dan jarak mendarat sekitar 906-966 meter.

Di sisi bahan bakar ATR mengklaim mesin yang digunakan pada 42-500 ini tergolong hemat. Konsumsi bahan bakar jelajah sekitar 811 kg per jam.

Spesifikasi Pesawat ATR 42-500