Pendamping anggota dewan bernama Sarina Wati (25) yang tewas saat massa membakar gedung DPRD Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) telah dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Bone. Sarina merupakan tulang punggung keluarga.
Sarina dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Guru Lamba, Dusun Bampesu, Desa Kalero, Kecamatan Kajuara, Bone pada Sabtu (30/8) siang. Banyak pelayat yang datang di rumahnya termasuk Anggota DPRD Makassar Andi Tenri Uji.
“Almarhumah merupakan anak satu-satunya dari Bapak Suardi dan Ibu Halimah. Dia juga merupakan tulang punggung keluarga,” ujar Kepala Desa (Kades) Kalero Muh Darmais kepada infoSulsel, Sabtu (30/8/2025).
Di mata Darmais, korban sangat ramah kepada semua orang. Korban pun dikenal baik oleh warga di kampungnya.
“Anaknya juga kalau pulang kampung sangat ramah dan dikenal sama semua orang. Selain itu, dia juga sangat mulia dan berakhlak baik,” katanya.
Dia mengungkapkan Sarina selalu menghubungi ibunya di kampung. Namun sebelum kejadian nahas itu, Sarina tidak memberi kabar ke ibunya diduga karena sibuk di kantor.
“Setiap hari itu Sarina komunikasi ke mamanya, hanya saja pas kejadian belum sempat komunikasi. Dia sibuk mengurus persiapan rapat paripurna di DPRD Makassar,” sebutnya.
Darmais menambahkan jenazah almarhumah disambut tangis keluarga. Bahkan ibunya dan kakeknya sempat pingsan.
“Ibu dan kakeknya sempat pingsan pada saat mayat datang dan pada saat mau dibawa ke pemakaman,” ungkapnya.
“Kalau bapaknya ada di Malaysia, bapaknya tidak sempat balik, hanya video call saja tadi waktu disalatkan dan dimakamkan,” tambahnya.
Diketahui, Sarina Wati tewas dalam kebakaran gedung DPRD Makassar di Jalan AP Pettarani pada Jumat (29/8) malam. Dalam insiden tersebut, total ada tiga orang tewas.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.