PSM Makassar akhirnya bisa bernapas lega. Jelang bergulirnya putaran kedua Super League 2025/2025, FIFA resmi mencabut hukuman larangan transfer buat tim Juku Eja.
Dilihat infoSulsel dari laman resmi FIFA Registrasion Ban pada Selasa (20/1/2026), nama PSM memang sudah tidak tercantum dalam daftar tersebut. Padahal sebelumnya PSM masuk deretan tim yang dilarang mendaftarkan pemain baru musim ini.
Situasi itu sempat memunculkan kekhawatiran dari pendukung PSM. Namun kini, klub kebanggaan masyarakat Sulsel itu telah terbebas dari sanksi dan bisa segera meresmikan para pemain baru yang akan mereka rekrut.
Apalagi PSM telah melepas tiga pemainnya dengan status pinjaman. Mereka adalah Muh Ardiansyah ke Persijap Jepara dan Muhammad Arham Darmawan serta Karel Iek ke Persipal Palu.
Selain itu, PSM lebih dulu telah ditinggalkan pemain asingnya, Lucas Dias yang belakangan gabung ke klub asal Kamboja, Visakha FC. Kemudian Abu Kamara juga berpotensi keluar, karena belum pernah bergabung latihan hingga saat ini.
Manajemen PSM belum memberikan keterangan terkait pencabutan sanksi ini. Dirut PSM Sadikin Aksa belum merespons ketika dikonfirmasi.
Sebelumnya terdapat dua sanksi yang menjerat PSM. Sanksi itu tercatat untuk PSM per tanggal 8 Oktober 2025 dan yang terbaru pada 9 Januari 2026.
Dua sanksi itu diduga karena adanya tunggakan gaji dari mantan pelatih hingga pemain PSM. Sanksi itu terdaftar tidak lama setelah Bernardo Tavares dan Lucas Dias memutuskan mundur.
Sanksi itu menghukum PSM dilarang melakukan transfer pemain selama 3 periode. Sementara bursa transfer pemain untuk paruh musim sudah dibuka sejak 10 Januari hingga 6 Februari 2026.
2 Sanksi Jerat PSM Makassar
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.







