PSM Makassar Masih Saja Memble Lawan Para Raksasa

Posted on

Putaran pertama Super League 2025/2026 telah berakhir, PSM Makassar berada di peringkat ke-12 klasemen. Tim asuhan Tomas Trucha selalu tampil memble saat menghadapi klub besar.

PSM Makassar menutup putaran pertama Super League 2025/2026 dengan kekalahan 0-2 saat menjamu Bali United, Jumat (9/1/2026). Laga diwarnai gol cepat dan kartu merah yang membuat Juku Eja gagal meraih poin di kandang sendiri.

Pada putaran pertama, PSM Makassar hanya meraih empat kemenangan, tujuh imbang, dan enam kekalahan. Hasil minor tersebut terjadi saat menghadapi tim-tim papan atas Super League 2025/2026.

PSM Makassar kerap gagal meraih hasil maksimal saat menghadapi tim-tim besar pada putaran pertama Super League 2025/2026. Dari enam kekalahan yang dialami, sebagian besar terjadi ketika Juku Eja berhadapan dengan klub penghuni papan atas klasemen.

“Saya kira ini bukan masalah dari konsentrasi, ini lebih masalah ke spesifik bertahan dan organisasi pertahanan pada saat tim menyerang lebih spesifik ke situ,” ujar pelatih PSM, Tomas Trucha usai laga kontra Bali United.

PSM tercatat takluk dari Persib, Borneo FC, Malut United dan Persita yang bersaing di papan atas. Selain itu, Juku Eja juga harus mengakui keunggulan Bali United dan Arema FC, menegaskan rapuhnya performa PSM saat melawan tim besar.

Kemenangan PSM atas Persija Jakarta menjadi satu-satunya hasil positif saat menghadapi tim papan atas. Sementara tiga kemenangan lainnya diraih ketika berhadapan dengan tim papan tengah dan bawah, yakni Dewa United, PSBS Biak dan Persis.

Meski begitu, PSM Makassar masih memiliki peluang untuk berbenah pada putaran kedua Super League 2025/2026. Perbaikan performa diharapkan membuat Juku Eja lebih kompetitif dalam persaingan menuju papan atas.

“Saya percaya kita akan start dengan benar dan dengan kuat di awal putaran kedua nantinya,” tutup Trucha.