PSM Makassar meraih hasil buruk dengan menelan 4 kekalahan beruntun di Super League 2025/2026. Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha menganggap hasil buruk itu adalah ujian dari Tuhan.
“Mungkin ini cara Tuhan untuk memberikan ujian kepada kita dengan hasil-hasil ini. Namun saya percaya kita tidak akan menyerah dan kita akan mencoba bangkit kembali,” ungkap Tomas Trucha saat sesi konferensi pers usai laga di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sabtu (10/1/2026) malam.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
Pelatih asal Ceko itu mengatakan, skuad Juku Eja selalu memberikan kerja keras yang baik selama pertandingan. Menurutnya, para pemain PSM memegang teguh slogan ‘Ewako’ dengan bekerja keras pada setiap pertandingan.
“Ada hal-hal yang kita bisa ambil makna dari Ewako itu untuk berani, untuk memberikan segalanya, untuk berjuang. Saya kira hal-hal ini ada di pertandingan malam hari ini meskipun kita bermain kurang satu orang,” katanya.
Saat ini, PSM akan fokus memulihkan kondisi para pemainnya. Pasalnya dalam laga kontra Bali United, sejumlah pemain mengalami cedera.
“Ada jeda setelah pertandingan ini. Kita akan mencoba memulihkan pemain-pemain yang bahkan bermain dengan cedera. Kita akan mengecek kondisi mereka,” ujarnya.
Tomas berjanji akan memperbaiki performa skuad Pasukan Ramang pada putaran kedua liga. Dia berharap semua pemain yang cedera bisa kembali pulih.
“Mudah-mudahan dengan waktu yang kita punya mereka (pemain cedera) bisa pulih. Saya percaya kita akan start dengan benar dan dengan kuat di awal putaran kedua nantinya,” pungkasnya.
Sementara itu, pemain PSM M Arfan mengaku kecewa dengan kekalahan atas Bali United. Dia meminta maaf kepada suporter karena gagal memberikan hasil yang baik.
“Kami juga meminta maaf yang sebesar-besarnya dengan hasil ini. Tentu seluruh supporter kecewa, bukan hanya supporter kami di sini pun sangat kecewa, manajemen kecewa dan keluarga kami pun sangat kecewa dengan hasil ini,” katanya.
Kendati demikian, Arfan menegaskan tidak akan menyerah dengan hasil buruk yang dialami PSM. Dia berjanji akan bangkit dan memberikan yang terbaik di putaran kedua.
“Tapi kami tidak akan menyerah. Kami akan bangkit dan mengevaluasi diri untuk menghadapi putaran kedua,” pungkasnya.
Diketahui, PSM meraih hasil buruk dengan mengalami 4 kekalahan secara beruntun. Juku Eja takluk dari Malut United, Persib Bandung, Borneo FC dan terakhir dari Bali United.
