PSM Makassar kembali disanksi FIFA saat sengketa persoalan sebelumnya belum selesai. Dua sanksi itu diduga karena adanya tunggakan gaji dari mantan pelatih hingga pemain PSM.
Dilihat infoSulsel di laman resmi FIFA, PSM Makassar tercantum daftar klub terhukum. Sanksi itu tercatat untuk PSM per tanggal 8 Oktober 2025 dan yang terbaru pada 9 Januari 2026.
Sanksi itu menghukum PSM dilarang melakukan transfer pemain selama 3 periode. Padahal bursa transfer pemain untuk paruh musim sudah dibuka, pada 10 Januari hingga 6 Februari 2026.
Hingga saat ini, manajemen PSM Makassar belum mengeluarkan keterangan resmi terkait sanksi FIFA tersebut. Direktur Utama PSM, Sadikin Aksa dan Manajer PSM Muhammad Nur Fajrin belum merespons ketika dikonfirmasi.
Untuk diketahui, kedua sanksi itu diduga karena sengketa atau tunggakan gaji dari mantan Pelatih PSM Bernardo Tavares dan mantan pemainnya Lucas Dias. Sanksi FIFA itu muncul tidak lama setelah keduanya memilih keluar dari PSM.
Sanksi FIFA yang pertama PSM tercatat per tanggal (8/10/2025). Sanksi itu diduga karena sengketanya dengan Bernardo Tavares.
Bernardo memilih hengkang dari PSM pada 1 Oktober 2025. Pelatih asal Portugal memilih mundur gegara gajinya yang selalu telat dan kurang.
“Dengan penuh kesedihan, saya mengumumkan keberangkatan saya dari PSM Makassar, klub tertua di Indonesia dengan sejarah hampir 110 tahun,” ungkap Bernardo melalui akun media sosial Instagram resminya, Rabu (1/10/2025)
Bernardo mengungkapkan sudah 3,5 tahun gajinya telat dan kurang selama menjadi pelatih PSM. Kini pelatih asal Portugal itu memilih untuk tidak melanjutkan kontraknya bersama PSM yang seharusnya berakhir tahun 2027.
“Alasannya adalah kurangnya pembayaran gaji, situasi yang saya hadapi selama 3 setengah tahun saya menjadi pelatih. Namun yang kini menjadi tidak berkelanjutan,” ujarnya.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Di sisi lain, sanksi kedua PSM muncul pada laman FIFA pada 9 Januari 2026 tak lama setelah Lucas Dias hengkang. Lucas sempat mengungkapkan alasannya pergi dari PSM karena tidak nyaman.
“Selama berada di Makassar saya dan keluarga melewati beberapa masalah yang menyebabkan kami tidak bahagia saat ini. Kami melanjutkan hal-hal yang terjadi karena sisi profesional, tetapi tiba pada titik yang tidak dapat kami tangani lagi dan kami memutuskan bahwa cuti lebih baik daripada tinggal dan hidup secara pribadi tidak bahagia dan di bawah tekanan konstan,” tulis Lucas Dias di Instastory-nya, Sabtu (27/12/2025).
Saat ini, Lucas Dias telah mendapat klub barunya. Pemain asal Brasil itu bergabung dengan klub asal Kamboja, Visakha FC.
“Jadi nanti saya mendapat tawaran dari Visakha dan saya berdiskusi sebentar dengan keluarga dan kami memutuskan untuk mengambilnya, bahkan jika pada saat pertama saya harus terbang sendirian dan meninggalkan istri saya bersama keluarga, kami mengerti kami perlu mengambilnya, jika tidak bagaimana Anda pikir kita dapat membayar tagihan?” jelasnya.
Bernardo mengungkapkan sudah 3,5 tahun gajinya telat dan kurang selama menjadi pelatih PSM. Kini pelatih asal Portugal itu memilih untuk tidak melanjutkan kontraknya bersama PSM yang seharusnya berakhir tahun 2027.
“Alasannya adalah kurangnya pembayaran gaji, situasi yang saya hadapi selama 3 setengah tahun saya menjadi pelatih. Namun yang kini menjadi tidak berkelanjutan,” ujarnya.
Di sisi lain, sanksi kedua PSM muncul pada laman FIFA pada 9 Januari 2026 tak lama setelah Lucas Dias hengkang. Lucas sempat mengungkapkan alasannya pergi dari PSM karena tidak nyaman.
“Selama berada di Makassar saya dan keluarga melewati beberapa masalah yang menyebabkan kami tidak bahagia saat ini. Kami melanjutkan hal-hal yang terjadi karena sisi profesional, tetapi tiba pada titik yang tidak dapat kami tangani lagi dan kami memutuskan bahwa cuti lebih baik daripada tinggal dan hidup secara pribadi tidak bahagia dan di bawah tekanan konstan,” tulis Lucas Dias di Instastory-nya, Sabtu (27/12/2025).
Saat ini, Lucas Dias telah mendapat klub barunya. Pemain asal Brasil itu bergabung dengan klub asal Kamboja, Visakha FC.
“Jadi nanti saya mendapat tawaran dari Visakha dan saya berdiskusi sebentar dengan keluarga dan kami memutuskan untuk mengambilnya, bahkan jika pada saat pertama saya harus terbang sendirian dan meninggalkan istri saya bersama keluarga, kami mengerti kami perlu mengambilnya, jika tidak bagaimana Anda pikir kita dapat membayar tagihan?” jelasnya.







