Seorang pria berinisial KN (32) yang sedang mabuk di Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) merusak motor dan mengancam warga bernama Fadel memakai parang. Pelaku melakukan tindakan itu karena kesal ditatap oleh korban.
“Orang mabuk rusak motor dan mengancam warga pakai parang sehingga diamankan di Polsek Bacukiki,” ungkap Kasat Reskrim Polres Parepare, AKP Muh Agus Purwanto kepada infoSulsel, Kamis (1/1/2026).
Insiden itu terjadi di salah satu barbershop dalam Kompleks Pasar Perumnas Wekke’e, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 18.15 Wita. Korban bersama istrinya awalnya sedang mengantre untuk cukur rambut.
“Korban bersama istrinya sedang berada di salah satu barbershop di dalam kompleks pasar Perumnas Wekke’e. Kemudian tiba tiba pelaku datang sambil marah-marah dan langsung menendang dan menyeret sepeda motor miliknya,” ujar Agus.
Bukan hanya itu, pelaku juga sempat mengancam ingin melempar korban pakai batu. Namun aksi pelaku dilerai oleh warga sekitar dan mengamankan korban.
“Selanjutnya pelaku mengambil batu dan mengancam akan melempar korban. Namun pemilik barbershop yang melihat kejadian tersebut langsung menarik dan mengamankan korban ke dalam ruangan,” katanya.
Pelaku pun kembali ke rumahnya usai dilerai oleh warga sekitar. Tak lama berselang, pelaku kembali mendatangi korban dengan membawa parang.
“Pelaku datang bersama dengan rekannya bernama Ferdi yang juga membawa sebilah badik sambil diacungkan ke kerumunan warga,” ujarnya.
Polisi bergerak mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) usai menerima laporan dari warga. Polisi juga langsung meringkus pelaku yang mengayunkan parang di tengah kerumunan warga.
“Personel Polsek Bacukiki dan 1 orang anggota Brimob tiba di lokasi kejadian dan langsung mengamankan pelaku beserta barang buktinya. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Polsek Bacukiki untuk diperiksa,” jelasnya.
Saat diinterogasi, pelaku mengakui merusak motor milik korban. Pelaku mengaku kesal dengan korban karena menatapnya saat antre cukur.
“Korban melihat ke arahnya sehingga pelaku berkata ‘Kenapa melihat-lihat?’. Namun korban tidak menjawab. Kemudian pelaku langsung menendang sepeda motor korban hingga lecet dan menimpa kendaraan lainnya,” ujarnya.
“Selanjutnya pelaku kembali ke rumahnya dan mengambil 1 buah parang kemudian kembali ke TKP. Setelah sampai di TKP pelaku kemudian berteriak mencari Wardi dengan kalimat ‘Dimana ko Wardi’,” jelasnya.
Saat ini pelaku diamankan di Mapolsek Bacukiki. Pelaku kini menjalani pemeriksaan atas perbuatan yang dilakukan kepada korban dan meresahkan warga.
“Hingga saat ini pelaku bersama barang buktinya berupa 1 buah parang telah diamankan di Mapolsek Bacukiki. Pelaku sedang menjalani proses penyelidikan oleh Unit Reskrim Polsek Bacukiki,” pungkasnya.
