Polisi mengungkap identitas 4 oknum anggota Brimob Resimen II Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri yang diamankan terkait penembakan warga di tambang ilegal, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra). Polisi turut mengungkap peran keempat oknum tersebut.
“Keempat yang diamankan Bharaka ALB, Bharatu IC, Bharatu MY, dan Bharaka RJS,” kata Paur Subbid Penmas Bid Humas Polda Sultra Ipda Hasrun dalam keterangannya, Sabtu (10/1/2026).
Hasrun mengungkapkan aksi penembakan dilakukan satu orang yakni Bharaka ALB. Sedangkan tiga lainnya ikut diamankan karena berada di lokasi kejadian.
“Untuk terduga pelaku penembakan adalah Bharaka ALB. Sedangkan tiga anggota lainnya diamankan untuk diperiksa karena berada di lokasi saat kejadian,” bebernya.
Dia mengungkapkan keempat personel polisi itu kini sedang menjalani pemeriksaan secara intensif. Polda Sultra juga terus berkoordinasi dengan satuan induk tempat keempat anggota itu bertugas.
“Oknum anggota Brimob masih pendalaman oleh Bid Propam Polda Sultra dan berkoordinasi dengan Korps Brimob Polri,” ujarnya.
Ia mengungkapkan keempat oknum polisi itu berada di lokasi karena mendapat laporan dari masyarakat soal adanya aktivitas penambangan ilegal di kawasan PT Batu Sinabar. Kawasan itu diduga dikelola di dua titik oleh segelintir orang dengan cara ilegal.
“Di lokasi terdapat dua titik penambangan ilegal. Satu titik dikelola oleh pria berinisial R dan satu titik lainnya dikelola oleh pria berinisial B,” bebernya.
Saat itu, kedatangan keempat oknum polisi itu untuk melakukan penertiban. Namun, kata dia, mereka diadang oleh sejumlah warga hingga insiden penembakan pun terjadi.
“Saat melakukan penertiban itu terjadi (penembakan). Korban mengalami luka tembak di kaki, dan peluru yang mengenai korban diduga berasal dari senjata milik Bharaka ALB,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, lokasi penembakan terjadi di sebuah lahan tambang ilegal di Desa Wambarema, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Kamis (8/1) siang. Kejadian itu melibatkan empat anggota kepolisian.
“Iya benar terjadi insiden penembakan di lokasi tambang ilegal,” kata Kasi Humas Polres Bombana Iptu Abdul Hakim dalam keterangannya, Kamis (8/1).
Dia mengungkapkan empat anggota Brimob yang terlibat penembakan itu dari Resimen II Pasukan Pelopor Korps Brimob Polri. Keempatnya pun telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Kejadian tersebut diduga melibatkan empat personel Resimen II Korps Brimob. Keempatnya langsung diamankan,” bebernya.







