Pemprov dan DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) menyepakati APBD Pokok Sulsel 2026 senilai Rp 10,69 triliun. Terdiri dari belanja daerah sebesar Rp 10,55 triliun dan pembiayaan senilai Rp 139 miliar.
Angka ini disepakati dalam rapat paripurna yang digelar di kantor sementara DPRD Sulsel, Kompleks Kantor Bina Marga, Jalan AP Pettarani, Jumat (28/11/2025). Ketua DPRD Sulsel Rachmatika Dewi yang memimpin rapat mengaku pembahasan APBD 2026 telah melalui proses panjang antara DPRD dan Pemprov Sulsel.
“Alhamdulillah pembahasan dapat kita tuntaskan tanpa melampaui batas waktu yang ditetapkan peraturan,” ujar Rachmatika Dewi.
Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar), Fadriaty AS mengungkapkan pembahasan di Banggar bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah melalui rangkaian rapat pembahasan sejak 10 hingga 14 November. Kemudian dilanjutkan pendalaman bersama komisi-komisi dan dikonsolidasikan kembali secara intensif selama lebih dari dua pekan.
“Proyeksi keuangan daerah tahun 2026, termasuk target pendapatan sebesar Rp 10,692 triliun setelah pembahasan, atau berkurang sekitar Rp304 miliar dari usulan awal. Belanja daerah juga mengalami penyesuaian hingga mencapai Rp 10,553 triliun,” ujar Fadriaty saat membacakan laporan Banggar.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dalam pemaparannya mengaku akan menggenjot Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meningkatkan pendapatan daerah. Termasuk akan meminta OPD mencari sumber pendapatan baru.
“Terkait PAD, kita lagi menggenjot OPD meningkatkan PAD karena selama ini PAD ditentukan OPD, setelah kita melihat banyak pendapatan yang memang lewat. Termasuk OPD akan kita beri target yang tidak membebani masyarakat,” jelasnya.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan DPRD dan TAPD yang telah menyelesaikan pembahasan APBD 2026 tepat waktu. Dia memastikan akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi dari DPRD Sulsel.
“Terima kasih kepada banggar, TAPD dan pimpinan DPRD sudah membahas APBD kita yang menyita waktu banyak, menguras tenaga. Setelah pembahasan yang panjang, sehingga menghasilkan banyak rekomendasi. Banyak sekali,”katanya.







