Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) merupakan salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru dalam Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Jalur ini memberikan kesempatan bagi siswa SMA/SMK/MA yang memiliki prestasi unggul untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Dilansir dari laman resmi SNPMB, seleksi SNBP dilakukan dengan menilai nilai rapor serta prestasi akademik dan nonakademik siswa. Sebelum mendaftar, sekolah akan menetapkan siswa eligible melalui proses pemeringkatan dengan memperhitungkan nilai rata-rata seluruh mata pelajaran pada semester 1-5.
Lantas, berapa nilai rata-rata agar bisa lulus SNBP 2026?
Untuk mengetahuinya, simak penjelasan selengkapnya berikut ini!
Dilansir dari infoEdu, pada dasarnya perguruan tinggi tidak pernah menerbitkan informasi mengenai nilai rata-rata minimum yang harus dipenuhi siswa untuk meengikuti jalur SNBP. Kebijakan mengenai nilai rata-rata rapor ini dapat berubah setiap tahunnya karena seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan prestasi dan perbandingan nilai para pendaftar.
Meski demikian, siswa tetap dapat menghitung nilai rata-rata rapor secara mandiri sebagai gambaran awal. Perhitungan ini mengacu pada nilai seluruh mata pelajaran pada semua semester, kecuali semester terakhir.
Untuk memudahkan, berikut cara menghitung nilai rata-rata rapor:
Pertama, hitung total nilai dan jumlah mata pelajaran pada setiap semester. Selanjutnya, jumlahkan seluruh nilai dari dari semester 1 hingga semester 5, begitu pula pada jumlah mata pelajarannya.
Kemudian, gunakan rumus berikut:
Jumlah total nilai semester 1 hingga semeter 5 : Jumlah total mata pelajaran semester 1 hingga semeter 5
Jika kebingungan, berikut contoh perhitungan nilai rata-rata rapor:
Semester 1
Semester 2
Semester 3
Semester 4
Semester 5
Selanjutnya, jumlahkan seluruh nilai dan mata pelajaran dari semester 1 hingga semester 5 seperti berikut ini:
(1.000+1.350+1.500+1.547+1.590) : (14+15+15+16+16)
= 6.987 : 76
= 91,93
Maka, nilai rata-rata semester 1-5 berdasarkan penghitungan tersebut adalah 91,93.
Namun perlu diingat, bahwa seleksi jalur SNBP ini tidak hanya didasarkan pada nilai rapor, tetapi juga mempertimbangkan prestasi akademik dan non akademik siswa.
Kembali melansir laman resmi SNPMB, siswa yang dapat mengikuti SNBP 2026 adalah siswa terbaik yang masuk dalam kuota sekolah. Artinya, tidak semua siswa kelas 9 dapat mengikuti jalur ini.
Adapun penentuan siswa terbaik atau eligible SNBP 2026 meliputi:
Kuota sekolah ditentukan berdasarkan akreditasi yang dimiliki, yakni sekolah dengan akreditasi A mendapat kuota 40% siswa, akreditasi B mendapat kuota sebanyak 25% siswa, serta akreditasi C dan lainnya mendapatkan kuota 5% siswa.
Selain itu, sekolah yang mengisi PDSS menggunakan e-Rapor akan mendapatkan tambahan kuota 5%.
Berikut cara mengecek jumlah kuota sekolah SNBP 2026:
Tahapan SNBP 2026 saat ini berada pada fase registrasi akun sekolah dan siswa, sekaligus pengisian PDSS. Sementara itu, pendaftaran SNBP akan dilaksanakan pada 3-18 Februari 2026.
Untuk lebih jelasnya, berikut jadwal lengkap SNBP 2026:
Sebelum mendaftar SNBP, siswa wajib melakukan registrasi akun SNPMB terlebih dahulu. Bagi yang belum memiliki akun SNPMB, ikuti langkah-langkah berikut untuk registrasi akun:
Setelah memiliki akun, siswa dapat melanjutkan pendaftaran SNBP 2026 dengan cara berikut ini:
Demikianlah informasi mengenai nilai rata-rata rapor SNBP 2026 lengkap dengan cara hitungnya. Semoga bermanfaat ya, infoers!







