Malut United FC kembali melepas salah satu pemainnya pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Kali ini giliran Rifki Togubu yang dilepas ke PSMS Medan dengan status pinjaman.
Malut United sepakat untuk melepas gelandang bertahan itu setelah sebelumnya PSMS Medan mengajukan permohonan peminjaman, Jumat (9/1). Pemain berusia 28 tahun itu dipinjamkan agar mendapatkan waktu bermain yang lebih banyak.
“Keputusan melanjutkan masa peminjaman Khoda (Riki Togubu) ke PSMS Medan merupakan hasil evaluasi bersama antara manajemen dan tim pelatih,” ujar COO Malut United Willem D. Nanlohy dalam keterangannya, Rabu (13/1/2026).
Willem menuturkan, pemain yang akrab disapa Khoda itu masih sangat membutuhkan menit bermain. Hal itu demi mendukung proses perkembangan pemain asal Tidore, Maluku Utara tersebut.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
“Kami menilai Khoda masih membutuhkan menit bermain yang konsisten untuk mendukung proses perkembangannya,” ungkapnya.
Klub berjuluk Laskar Kie Raha itu sebelumnya juga meminjamkan Riki Togubu ke FC Bekasi City pada awal musim. Namun, manajemen ingin Riki Togubu lebih menunjukan perkembangannya ketika dipinjamkan ke PSMS Medan.
“Malut United akan terus memantau perkembangan Khoda selama masa peminjaman. Selamat berproses bersama PSMS,” sambungnya.
Sementara itu, Riki Togubu berharap bisa memaksimalkan kemampuannya di PSMS Medan. Menurutnya, ini juga merupakan kesempatan yang bagus untuk mematangkan performa.
“Saya ingin memaksimalkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk terus mematangkan performa,” kata Riki Togubu.
Pemain jebolan tim sepak bola Maluku Utara pada PON XX Papua 2021 lalu itu juga memasang target agar bisa kembali ke skuad utama Malut United. Sebab, dia ingin berkontribusi lebih banyak bagi klub tanah kelahirannya tersebut.
“Target saya adalah kembali ke Malut United dengan kondisi terbaik, baik secara fisik maupun mental sehingga bisa memberikan dampak positif dan kontribusi maksimal bagi tim,” pungkasnya.







