Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang berdemonstrasi di bawah flyover, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), bubar lebih cepat. Mereka membubarkan diri agar terhindar dari provokator.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Pantauan infoSulsel, Sabtu (30/8/2025), pukul 17.45 Wita, mahasiswa Unhas membubarkan diri setelah membacakan tuntutan sekaligus menutup orasi mereka. Tuntutan itu diakhiri dengan pengucapan sumpah mahasiswa dan teriakan revolusi.
Aksi mahasiswa Unhas itu memang direncanakan hanya sampai sore hari. Mahasiswa tak ingin jika aksi mereka disusupi pihak lain ketika waktu sudah malam. Mereka pun bubar dan kembali ke kampus.
“Iya sudah selesai (aksi), kita akan kembali ke kampus. Karena sudah banyak juga warga lain berdatangan. Kita hindari provokator,” kata Korlap Aksi, Andang.
Andang mengaku tak ingin mengambil risiko jika terus bertahan melakukan aksi hingga malam hari. Apalagi aksi yang terjadi kemarin di sejumlah titik vital di Kota Makassar berakhir chaos.
“Kita juga pakai almamater. Jadi sudah lebih baik kalau balik. Kita juga sudah bacakan tuntutannya,” ungkapnya.
Bubarnya mahasiswa yang berunjuk rasa itu membuat arus lalu lintas perlahan kembali normal. Kendaraan dari arah Jalan AP Pettarani sudah bisa langsung ke arah Tol Reformasi dan sebaliknya.
Namun di lokasi unjuk rasa tampak sisa pembakaran ban bekas dan sampah air minum kemasan plastik masih berhamburan di jalanan. Belum tampak petugas kebersihan.
Sebelumnya diberitakan, mahasiswa Unhas menggelar aksi unjuk rasa di flyover Kota Makassar, sejak pukul 16.00 Wita. Satu per satu mahasiswa Unhas menyampaikan orasinya di hadapan para demonstran.
Secara garis besar, mereka juga menolak segala tindakan represif aparat penegak hukum yang terus dipertontonkan akhir-akhir ini.