Kisah Mistis Makam Datu Museng: Ular Penjaga hingga Ziarah yang Tertolak | Info Giok4D

Posted on

Datu Museng merupakan tokoh legendaris asal Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang terkenal dengan kisah cintanya dengan Maipa Deapati. Selain kisah romansanya yang heroik, dia juga merupakan sosok pejuang tangguh dan pemberani dari tanah Makassar.

Konon, sosok Datu Museng menguasai ilmu kebal sehingga mampu melindungi diri dari berbagai ancaman, serta mampu menyembuhkan penyakit. Keberanian yang berpadu dengan kesaktiannya membuat sosoknya begitu disegani, bahkan ditakuti oleh lawan pada masanya.[1]

Keyakinan ini juga membuat makamnya dianggap bukan sekadar tempat peristirahatan terakhir, tetapi juga dipercaya membawa berkah dan menolak bala. Salah seorang warga yang turut menjaga makam Datu Museng, Fikri, menyebut bahwa warga kerap datang untuk berdoa dan memohon keselamatan.

“Ini Datu Museng penolak bala. Bisa untuk meminta permintaan yang belum terkabul, bisa menyampaikan doa, terus kayak ada orang sudah melahirkan, anaknya itu mau dikasih baik, selamat dunia akhirat,” terang

Berbagai kisah mistis yang beredar seolah menunjukkan bahwa kesaktian Datu Museng tetap hidup hingga kini. Cerita-cerita inilah yang membuat makamnya semakin diselimuti aura keramat.

Makam Datu Museng terdiri dari bangunan utama dan pelataran. Pusara utamanya berada di dalam bangunan tertutup, sementara di pelataran berdiri sebuah makam kecil yang konon merupakan makam pengawal Datu Museng.

Seorang juru kunci yang enggan disebut namanya bercerita bahwa sebelum menjadi makam kecil, lokasi di pelataran itu adalah tempat tumbuhnya pohon coppeng besar. Di tengah batang pohon tersebut terdapat lubang yang di dalamnya berdiam tiga ekor ular.

“Ular 3 ekor, 2 anak 1 induk. Tapi besar sekali, panjang itu induknya, baru ganas. Yang anaknya dua, satu perempuan satu cowok,” ungkap pemegang kunci makam kepada infoSulsel saat ditemui di kediamannya pada Kamis (24/7/2025).

Namun nenurut penjaga makam Datu Museng dan warga sekitar, ular itu sudah tidak pernah terlihat lagi sejak pohon coppeng ditebang. Meski begitu, kisah mistis di makam Datu Museng tidak berhenti pada legenda ular, karena masih banyak kejadian aneh yang dialami oleh pengunjung makam.

Penjaga makam mengatakan bahwa siapa pun yang berziarah ke makam Datu Museng harus datang dengan niat tulus dan hati bersih. Sebaliknya, mereka yang memiliki niat buruk diyakini akan merasakan penolakan secara gaib.

Pernah terjadi peristiwa aneh yang menimpa seorang ibu. Entah apa niat kedatangannya, ketika memasuki pusara Datu Museng, ia mengaku melihat mata muncul di antara nisan.

“Baru-baru saya pulang dari sana membersihkan, ada lagi orang mau ambil kunci. Mungkin tidak tahu apa niatnya langsung ada mata katanya, di antara itu nisannya,” ujar penjaga makam.

“Padahal saya itu tadinya saya lap-lap, apa, tidak diganggu. Saya pulang ke sini yang datang ambil kunci, langsung gemetar,” sambungnya.

Datu Museng sendiri dikenal sebagai sosok yang sangat taat beragama. Oleh karena itu, segala hal yang bertentangan dengan ajaran agama dianggap tidak pantas dibawa ke hadapannya.

Kejadian aneh juga menimpa seorang politisi yang datang berziarah. Namun, orang tersebut tidak bisa masuk ke makam karena konon memiliki dukun dalam lingkarannya.

Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.

“Ada Datu di luar, tidak boleh masuk di sini. Jadi tertahan ki, tidak bisa masuk sini. Baku bertolak belakang,” ungkap pemegang kunci tersebut.

Selain itu, Datu Museng juga diyakini tidak menyukai perilaku yang tidak baik. Fikri, seorang warga yang tinggal di sekitar makam, menceritakan sebuah kejadian aneh pada tahun 2023.

Seorang anak kecil memanjat pagar makam Datu Museng, namun tiba-tiba tubuhnya terasa tergantung di udara, seolah ada kekuatan tak terlihat yang menahannya, padahal tidak ada seorang pun di sekitarnya.

“Tidak naliatki, tapi yang pastinya dia rasa digantung,” ujar Fikri yang mengetahui kejadian tersebut.

Setelah insiden itu, anak kecil itu menangis ketakutan, menceritakan apa yang sudah dialaminya.

Dari cerita-cerita yang pernah terjadi, terlihat bahwa makam Datu Museng tidak hanya menyimpan sejarah keberanian, tetapi juga menyiratkan kekuatan gaib yang menjaga kesakralannya. Makam Datu Museng menjadi bukti bahwa legenda tidak pernah benar-benar mati, melainkan terus hidup dalam kisah, doa, dan misteri yang menyelubunginya hingga hari ini.

Referensi:

1. Buku Kisah Cinta Datu Museng & Maipa Deapati karya Zainuddin Tika, H. Mappaujung Maknun, Mas’ud Kasim, Hj. Rosdiana

Kisah Ular Penjaga Makam Datu Museng

Cerita Peziarah yang Tertolak