Dua stadion baru akan dibangun di , Sulawesi Selatan (Sulsel), mulai 2026. Stadion Sudiang sisa menunggu groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunannya, sementara Stadion Untia mulai memasuki tahapan tender manajemen konstruksi.
Stadion Sudiang rencananya dibangun di atas lahan seluas 15 hektare milik Pemprov Sulsel di kawasan GOR Sudiang, Kecamatan Biringkanaya. Anggaran pembangunan senilai Rp 647,9 miliar diakomodir dari APBN Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU).
Sementara Stadion Untia yang diinisiasi Pemkot Makassar dibangun di atas lahan seluas 13 hektare di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya. Pembangunan proyek itu ditaksir membutuhkan Rp 300 miliar yang anggarannya diakomodir melalui APBD meski masih terbuka peluang dibiayai investor.
Kedua stadion tersebut kini sisa menunggu realisasi pembangunan sejak perencanaannya berlangsung 2025 lalu. Dirangkum infoSulsel, berikut perkembangan terkini pembangunan dua stadion baru di Makassar:
Pembangunan Stadion Sudiang Makassar akan dikerjakan PT Waskita Karya (Persero) Tbk selaku perusahaan pemenang tender konstruksi. KemenPU melalui Satker Prasarana Strategis Sulsel telah melakukan penandatanganan kontrak pengerjaan pada 30 Desember 2025.
“Iya, sudah kemarin tanggal 30 (Desember 2025 penandatanganan kontrak konstruksi Stadion Sudiang Makassar),” ungkap Kepala Satker Prasarana Strategis Sulsel Iwan kepada infoSulsel, Rabu (31/12/2025).
PT Waskita Karya memenangkan tender proyek Stadion Sudiang dengan harga penawaran dan nilai terkoreksi Rp 637.155.613.120,00 (Rp 637 M). Proyek ini sebelumnya dianggarkan melalui APBN dengan pagu Rp 674.952.980.000,00 (Rp 674,9 M).
Iwan menargetkan pembangunan Stadion Sudiang dimulai 2026. Namun tanggal kepastian groundbreaking masih akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan KemenPU.
“Belum tahu (tanggal groundbreaking Stadion Sudiang). Kami tunggu arahan pusat,” beber Iwan.
Stadion Sudiang direncanakan dibangun berkapasitas 27.000 penonton. Seluruh fasilitas akan berstandar FIFA mulai dari lampu pencahayaan, rumput lapangan hingga tribun penonton dibuat single seat.
“Tinggal groundbreaking saja. Jadi tinggal tunggu waktu saja dari pusat kapan dia setujui. Yang jelas kita sudah siap, kapan saja disetujui oleh KemenPU. Semoga secepatnya di bulan ini,” kata Kepala Dispora Sulsel Suherman saat dihubungi, Jumat (2/1/2026).
Suherman berharap groundbreaking Stadion Sudiang dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Pemprov Sulsel akan mengawal agenda peletakan batu pertama pembangunannya dengan berkoordinasi dengan KemenPU.
“Artinya kita berupaya untuk bisa hadir RI-1 (Presiden) dalam groundbreaking, namun mungkin hari Senin (5/1) baru kita akan bicarakan dengan KemenPU terkait persuratannya,” ungkap Suherman.
Pembangunan Stadion Sudiang dianggarkan melalui skema multiyears contract atau kontrak tahun jamak periode 2025-2027. Artinya, perencanaan sudah dimulai 2025 dan ditargetkan rampung pada 2027 mendatang.
“Saya yakin tidak (Stadion Sudiang tidak akan mangkrak), ini kan APBN semua dan anggarannya sudah ada. Kita doakan saja semua berjalan dengan baik. Kita berdoa tidak ada masalah sampai jadi stadion,” tegasnya.
Pemkot Makassar telah memulai tahapan tender manajemen konstruksi (MK) Stadion Untia. Tender MK Stadion Untia Makassar dialokasikan melalui APBD Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar dengan pagu anggaran Rp 7.000.000.000 (Rp 7 miliar).
Dilansir dari situs Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Makassar, manajemen konstruksi Stadion Untia telah ditender mulai 31 Desember 2025. Batas pendaftaran bagi perusahaan untuk mengikuti tender berlangsung hingga 9 Januari 2026.
“Iya, sudah dibuka proses tender seleksi MK (Stadion Untia Makassar),” ungkap Kepala Dinas PU Makassar, Zuhaelsi Zubir dalam keterangannya, Minggu (4/1).
Zuhaelsi memastikan semua tahapan tender pembangunan stadion Untia berjalan sesuai prosedur. Tender MK menjadi penanda dimulainya pembangunan infrastruktur olahraga modern dan simbol kemajuan sepak bola Kota Makassar.
“Pembangunan stadion Untia masuk program proyek strategis Pemkot 2026, dan telah dipastikan masuk ke tahap awal konstruksi fisik sesuai dengan perencanaan yang telah disusun,” ujarnya.
Pemkot Makassar juga menegaskan proses tender ini tidak menggunakan mekanisme e-reverse auction (metode penawaran harga secara berulang). Hal ini sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas hasil pekerjaan.
Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.
“Langkah ini bentuk keseriusan pemerintah Kota dalam memastikan seluruh proses pembangunan stadion Untia berjalan transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.
Zuhaelsi menekankan, seluruh tahapan awal pembangunan stadion telah melalui proses kajian yang matang. Pada tahun 2025 lalu, Feasibility Study (FS) pembangunan Stadion Untia telah dirampungkan.
Dokumen tersebut menjadi dasar agar pembangunan stadion layak dilaksanakan dari berbagai aspek. Hal ini juga untuk memastikan stadion memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Makassar.
“Di dalamnya mencakup kelayakan teknis, ekonomis, finansial, sosial, lingkungan, hingga aspek regulasi, sehingga menjadi pijakan kuat sebelum masuk ke tahap konstruksi,” ucap Zuhaelsi.
Dilansir dari SPSE Makassar, MK Stadion Untia berfokus pada tahapan perencanaan yang diikuti penimbunan lahan di 2026. Sementara konstruksi fisik stadion berkapasitas 20.000 penonton ini dimulai 2027 dengan target operasional pada 2028 mendatang.
Stadion Untia Makassar dibangun melalui pendekatan Rancang Bangun (Design and Build). Stadion rencananya dibiayai lewat skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) meski Pemkot Makassar tetap menyiapkan opsi dianggarkan di APBD.
“Harapan kami, pembangunan Stadion Untia dapat berjalan tepat waktu, berkualitas, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” imbuh Zuhaelsi.
Stadion Sudiang Groundbreaking Januari 2026
Tender MK Stadion Untia Makassar Dimulai


Pemkot Makassar telah memulai tahapan tender manajemen konstruksi (MK) Stadion Untia. Tender MK Stadion Untia Makassar dialokasikan melalui APBD Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar dengan pagu anggaran Rp 7.000.000.000 (Rp 7 miliar).
Dilansir dari situs Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Makassar, manajemen konstruksi Stadion Untia telah ditender mulai 31 Desember 2025. Batas pendaftaran bagi perusahaan untuk mengikuti tender berlangsung hingga 9 Januari 2026.
“Iya, sudah dibuka proses tender seleksi MK (Stadion Untia Makassar),” ungkap Kepala Dinas PU Makassar, Zuhaelsi Zubir dalam keterangannya, Minggu (4/1).
Zuhaelsi memastikan semua tahapan tender pembangunan stadion Untia berjalan sesuai prosedur. Tender MK menjadi penanda dimulainya pembangunan infrastruktur olahraga modern dan simbol kemajuan sepak bola Kota Makassar.
“Pembangunan stadion Untia masuk program proyek strategis Pemkot 2026, dan telah dipastikan masuk ke tahap awal konstruksi fisik sesuai dengan perencanaan yang telah disusun,” ujarnya.
Pemkot Makassar juga menegaskan proses tender ini tidak menggunakan mekanisme e-reverse auction (metode penawaran harga secara berulang). Hal ini sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas hasil pekerjaan.
“Langkah ini bentuk keseriusan pemerintah Kota dalam memastikan seluruh proses pembangunan stadion Untia berjalan transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.
Zuhaelsi menekankan, seluruh tahapan awal pembangunan stadion telah melalui proses kajian yang matang. Pada tahun 2025 lalu, Feasibility Study (FS) pembangunan Stadion Untia telah dirampungkan.
Dokumen tersebut menjadi dasar agar pembangunan stadion layak dilaksanakan dari berbagai aspek. Hal ini juga untuk memastikan stadion memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Makassar.
“Di dalamnya mencakup kelayakan teknis, ekonomis, finansial, sosial, lingkungan, hingga aspek regulasi, sehingga menjadi pijakan kuat sebelum masuk ke tahap konstruksi,” ucap Zuhaelsi.
Dilansir dari SPSE Makassar, MK Stadion Untia berfokus pada tahapan perencanaan yang diikuti penimbunan lahan di 2026. Sementara konstruksi fisik stadion berkapasitas 20.000 penonton ini dimulai 2027 dengan target operasional pada 2028 mendatang.
Stadion Untia Makassar dibangun melalui pendekatan Rancang Bangun (Design and Build). Stadion rencananya dibiayai lewat skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) meski Pemkot Makassar tetap menyiapkan opsi dianggarkan di APBD.
“Harapan kami, pembangunan Stadion Untia dapat berjalan tepat waktu, berkualitas, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” imbuh Zuhaelsi.
Tender MK Stadion Untia Makassar Dimulai








