Jalan Poros Kabupaten Pangkep-Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), rawan memicu kecelakaan lalu lintas karena rusak parah. Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Sulsel menyebut jika penyebab kerusakan karena usia jalan yang sudah lama hingga fondasinya tidak stabil.
“Ada beberapa faktor, untuk jalan beton yang di ruas Maros-Pangkep (sampai) Barru-Pare, rata-rata dikerja 2004 dan 2007,” kata Kepala Satker PJN Wilayah III Sulsel, Malik kepada infoSulsel, Jumat (16/1/2026).
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
Malik mengatakan, karena usia jalan beton yang sudah cukup lama menyebabkan fondasi agregat jalan (lapisan pengerasan jalan) bawah jalan sudah tidak stabil untuk menopang.
“Faktor fondasi bawah ada yang sudah tidak stabil. Lapis fondasi agregat,” ucapnya.
Selain karena usia jalan, Malik juga menyebut faktor lain yang membuat lapisan fondasi agregat jalan tidak stabil. Salah satunya adalah cuaca.
“Faktor cuaca juga berpengaruh. Pengaruh juga kalau hujan,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, jalan Poros Kabupaten Pangkep-Maros rawan memicu kecelakaan lalu lintas karena rusak parah. Perbaikan telah dilakukan Satker PJN Wilayah III Sulsel namun jalan kembali berlubang.
“Pernah perbaikan, ditambal-tambal jalan berlubang sekitar Desember 2025,” ucap seorang warga, Bahtiar kepada infoSulsel, Jumat (16/1).
Kerusakan terjadi mulai dari batas Maros menuju wilayah perkotaan Pangkep. Jalanan itu menghubungkan Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Minasatene dan Kelurahan Tumampua, Kecamatan Pangkajene.







