Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman meminta warga bersabar menanti penyelesaian Jalan Hertasning Makassar. Dia turut memohon maaf jika perbaikan jalan itu menganggu arus lalu lintas atau memicu macet.
“Kami tentu memohon maaf atas terhambatnya arus lalu lintas dan berharap masyarakat dapat bersabar,” kata Andi Sudirman dalam keterangannya, Rabu (14/1/2026).
Andi Sudirman menegaskan terus mengawal dan memantau secara berkala progres pengerjaan Jalan Hertasning. Dia menegaskan proyek itu dikerjakan demi kenyamanan masyarakat.
“Pekerjaan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas jalan agar lebih aman dan nyaman bagi pengguna,” ujar Andi Sudirman.
Dietahui, perbaikan ruas Jalan Hertasning merupakan bagian dari Paket Multiyears Project (MYP) Paket 1 Pemprov Sulsel. Ruas jalan sepanjang 1,8 kilometer dan lebar 11 meter difokuskan pada peningkatan kualitas dan daya dukung infrastruktur jalan.
Proyek ini menjadi perhatian publik karena Jalan Hertasning merupakan salah satu jalur vital yang menghubungkan Kota Makassar dengan Kabupaten Gowa. Ruas jalan itu memiliki tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi setiap harinya.
Salah seorang pengendara ojek online, Iksan mengaku sebelumnya banyak mendengar keluhan masyarakat terkait kondisi Jalan Hertasning Makassar. Namun dia bersyukur proyek perbaikan jalan itu sudah mulai dikerjakan.
“Banyak yang bertanya kapan jalan ini diaspal, kenapa sebelumnya hanya ditambal-tambal dengan paving blok di lubang-lubang jalan. Sekarang sudah mulai kelihatan progresnya,” kata Iksan.
Sementara itu, Penanggung Jawab Proyek, Bima menjelaskan, metode pengerjaan dilakukan secara bertahap dan terstruktur. Proyek ini dimulai dari penutupan pada titik-titik aspal rusak sebelum masuk ke tahap pelapisan aspal akhir atau lapis pondasi akhir.
“Aspal yang rusak kita tutup terlebih dahulu sebagai pondasi, kemudian dilanjutkan ke tahap finishing,” jelas Bima.
Bima menambahkan, pengerjaan disertai dengan rekayasa lalu lintas guna meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat. Pada ruas Jalan Hertasning hingga Jalan Tun Abdul Razak Gowa, pekerjaan dilakukan dengan menutup separuh badan jalan secara bergantian.
“Setelah satu sisi selesai, pengerjaan dilanjutkan ke sisi berikutnya. Untuk ruas Hertasning, pekerjaan dimulai sejak Desember dan ditargetkan rampung pada bulan Juni atau pertengahan Juli,” ungkap Bima.
Sementara warga Jalan Hertasning Makassar Nurul Quraini menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian Pemprov Sulsel. Dia berharap perbaikan Jalan Hertasning Makassar segera rampung.
“Terima kasih banyak kepada Pak Gubernur karena adanya perbaikan jalan, khususnya di daerah Hertasning. Ini sangat membantu warga yang beraktivitas setiap hari di sini,” tuturnya.
