Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie menyebut Jokowi akan menyampaikan sejumlah pesan khusus di forum rakernas.
“Kabarnya akan ada pesan khusus untuk seluruh pengurus terkait persiapan Pemilu, detailnya sabar ya, kita nantikan bersama di Rakernas nanti,” ujar Grace kepada infoSulsel, Senin (26/1/2026).
Jokowi dijadwalkan memberi pidato pada penutupan Rakernas PSI. Menurut Grace, Jokowi akan membagikan wawasan, pengalaman hingga memberi semangat kepada seluruh kader PSI.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
“Pak Jokowi kami undang sebagai Bapak Ideologis PSI dan tokoh kehormatan. Beliau akan membagikan wawasan dan pengalaman sekaligus semangat kepada seluruh pengurus, kepala daerah dan anggota legislatif PSI,” jelasnya.
Dia menegaskan kehadiran Jokowi dalam Rakernas PSI nantinya sebagai komitmen mendukung penuh partai. Hal ini juga sudah ditegaskan Jokowi saat menghadiri Kongres PSI di Solo.
“Saat kongres Solo pertengahan 2025 lalu, Pak Jokowi dengan lugas mengatakan akan all out berjuang dan bekerja keras untuk PSI,” tegas Grace.
Diketahui, PSI akan menggelar Rakernas di Makassar pada 29-31 Januari 2026. Rakernas PSI akan mengusung tema ‘PSI Rumah Bersama: Politik Terbuka, Kerja Nyata untuk Indonesia’.
Waketum DPP PSI Andy Budiman sebelumnya menjelaskan bahwa Rakernas di Makassar merupakan tindak lanjut Kongres PSI di Solo. Rakernas akan menjadi momentum menggaungkan PSI sebagai Partai Super Terbuka.
“Rakernas Makassar ini adalah tindak lanjut kongres di Solo yang menetapkan Mas Kaesang Pangarep sebagai ketua umum PSI. Ini sekaligus juga meneguhkan PSI sebagai partai super terbuka,” ucap Andy yang dikonfirmasi terpisah.
Rakernas PSI akan difokuskan pada perampungan struktur kepengurusan hingga tingkat desa dan kelurahan. Agenda ini menjadi bagian dari konsolidasi internal PSI dalam menyiapkan mesin partai ke depan
“Jadi dari hasil kongres tersebut, Mas Kaesang sama tim formatur kemudian mendapat mandat untuk membentuk kepengurusan di tingkat daerah, pusat, yang mana itu sudah diumumkan dan kemudian ditindaklanjuti pembentukan struktur di tingkat daerah,” jelasnya.
