Sejumlah ruas jalan rusak di Kabupaten diperbaiki menggunakan bantuan keuangan (bankeu) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) senilai Rp 17 miliar. Ruas jalan yang dulunya rusak parah tak terurus, kini dipoles menjadi akses yang membuat warga nyaman melintasinya.
“Alhamdulillah bantuan keuangan provinsi sebesar 17 miliar ke Kabupaten Sidrap 2025 untuk penanganan perbaikan jalan Kabupaten Sidrap telah dilaksanakan,” kata Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dalam keterangannya, Rabu (7/1/2026).
Andi Sudirman menyebut ada lima ruas jalan yang selesai diperbaiki. Ruas jalan tersebut di antaranya Jalan Amparita-Teteaji sepanjang 2,1 kilometer dan ruas jalan di Rappang yakni Jalan Andi Sulolipu, Jalan Andi Noni, Jalan Lanuman, serta Jalan Pramuka, dengan total panjang 5,3 kilometer.
Dia menuturkan ruas jalan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan yang cukup parah dan mengganggu keamanan aktivitas warga. Andi Sudirman berharap perbaikan jalan ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Sidrap.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
“Ruas bantuan termasuk di antaranya jalan ruas Amparita-Teteaji dan jalan ruas di dalam kota (Rappang). Semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat untuk memudahkan mobilitas barang dan jasa,” tuturnya.
Revitalisasi jalan yang rampung awal tahun ini turut mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah satu warga yang tinggal di sekitar ruas jalan Amparita-Teteaji bernama Lamappe’ mengungkap kondisi memprihatinkan jalanan sebelum diperbaiki.
“Dulu jalannya banyak yang berlubang, bocor, bahkan hancur. Kalau bawa penumpang sering jatuh dari motor karena lubang di mana-mana. Sekarang setelah diperbaiki sudah bagus, penumpang juga sudah nyaman,” jelasnya.
Sementara warga Rappang bernama Sulis menyampaikan kondisi jalan di wilayahnya tidak pernah mengalami perubahan sejak 2018. Namun jalanan yang dulunya berlubang, kini sudah mulus dan nyaman dilalui.
“Sejak saya di sini tahun 2018, jalannya masih berlubang dan berdebu. Kalau warga ke pasar sering mengeluh karena debu, dan kalau hujan air menggenang jadi becek. Sekarang sudah bagus, mulus dan lancar dilalui kendaraan,” terangnya.
Perbaikan jalan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemprov Sulsel dalam meningkatkan kualitas infrastruktur daerah melalui bantuan keuangan kepada pemerintah kabupaten dan kota. Hal tersebut turut menjadi solusi atas keluhan masyarakat yang telah bertahun-tahun menghadapi kondisi jalan rusak.







