Peristiwa Isra Miraj merupakan salah satu momen agung dalam sejarah Islam. Hari istimewa tersebut diperingati setiap tanggal 27 Rajab kalender Hijriah, tahun ini bertepatan dengan tanggal 27 Januari.
Pada malam terjadinya peristiwa tersebut, Nabi Muhammad SAW diperjalankan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian menuju Sidratul Muntaha. Dalam perjalanan inilah Rasulullah menerima perintah salat lima Waktu.
Mengingat betapa istimewanya peristiwa tersebut ini, maka sudah sepatutnya umat Islam memperbanyak amalan pada malam Isra Miraj, salah satunya dengan membaca doa. Selain memohon ampunan serta keberkahan, doa Isra Miraj juga menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sebagai panduan untuk infoers, berikut panduan bacaan doa Isra Miraj 27 Rajab yang bisa diamalkan. Simak yuk!
Berikut salah satu doa Isra Miraj dalam tulisan Arab, latin dan artinya sebagaimana disadur dari aman Nahdlatul Ulama.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِمُشَاهَدَةِ أَسْرَارِ الْمُحِبِّينَ، وَبِالْخَلْوَةِ الَّتِي خَصَّصْتَ بِهَا سَيِّدَ الْمُرْسَلِيْنَ حِيْنَ أَسْرَيْتَ بِهِ لَيْلَةَ السَّابِعِ وَالْعِشْرِيْنَ أَنْ تَرْحَمَ قَلْبِيَ الْحَزِيْنَ وَتُجِيْبَ دَعْوَتِيْ يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِيْنَ
Arab latin: Allāhumma innī as’aluka bi musyāhadati asrāril muhibbīn, wa bil khalwatil latī khashshashta bihā sayyidal mursalīn hīna asraita bihī lailatas sābi’i wal ‘isyrīn an tarhama qalbiyal hazīna wa tujība da’watī yā akramal akramīn.
Artinya: “Ya Allah, dengan keagungan diperlihatkannya rahasia-rahasia orang-orang pecinta, dan dengan kemuliaan khalwat (menyendiri) yang hanya Engkau khususkan kepada pimpinan para rasul, ketika Engkau memperjalankannya pada malam 27 Rajab, sungguh aku memohon kepada-Mu agar Kau merahmati hatiku yang sedih dan Kau mengabulkan doa-doaku, wahai Yang Maha Memiliki kedermawanan.”
Selain doa di atas, terdapat pula doa lainnya yang dapat diamalkan pada malam Isra Miraj. Bacaan doa ini sebagaimana dikutip dari buku Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunnah Superkomplet karya Ibnu Watiniyah:
Doa tersebut dianjurkan dibaca setelah melaksanakan sholat sunah malam Isra Miraj. Namun doa ini juga dapat diamalkan pada siang hari di tanggal 27 Rajab.
Berikut ini bacaan doanya:
اللَّهُمَّ طَهِّرْ لِسَانِي مِنَ الْكِذْبِ وَقَلْبِي مِنَ النِّفَاقِ وَعَمَلِي مِنَ الرِّيَاءِ وَبَصَرِي مِنَ الْخِيَانَةِ فَإِنَّكَ تَعْلَمُ خَابِنَةَ الْأَعْيُنِ وَمَا تُخْفِي الصُّدُورُ
Arab Latin: Allaahumma thah-hir lisaanii minal kidzbi wa qalbii minan nifaaqi wa ‘amalii minar riya’i wa basharii minal khiyaanati fa’innaka taʻlamu khaaʼinatal aʻyuni wa maa tukhfish shuduuru.
Artinya: “Ya Allah, sucikanlah lisanku dari dusta, bersihkanlah hatiku dari kemunafikan, bersihkanlah amalku dari rasa pamer, bersihkanlah penglihatanku dari pengkhianatan, sesungguhnya Engkau mengetahui pengkhianatan mata dan apa yang disembunyikan oleh hati.”
Untuk memperoleh keutamaan dari membaca doa Isra Miraj, maka perlu mengetahui tata caranya. Mengutip laman resmi Nahdlatul Ulama, berikut tata cara membaca doa malam Isra Miraj 27 Rajab:
Setiap amalan sunnah yang dianjurkan tentunya memiliki keutamaan tersendiri. Mengetahui keutamaan dari amalan tersebut, tentu dapat memberikan motivasi yang lebih besar untuk mengamalkannya.
Masih mengutip dari laman Nahdlatul Ulama, adapun faedah atau keutamaan dari membaca doa Isra Miraj 27 Rajab, pernah dijelaskan oleh Syekh Abdurrahman bin Abdussalam as-Syafi’i (wafat 893 H) dalam salah satu kitabnya.
Dia menjelaskan, “Siapa saja yang membacanya pada 27 Rajab, kemudian menyebutkan hajatnya kepada Allah, maka Dia akan mengabulkan segala hajatnya, melapangkan urusannya, dan menghidupkan hatinya ketika hati-hati manusia sudah mulai mati.” (Syekh Abdurrahman, Nuzhatul Majalis wa Muntakhabun Nafaiz, [Beirut, Darul Kutub Ilmiah: 1999], juz I, halaman 94).
Nah, demikianlah ulasan mengenai bacaan doa Isra Miraj 27 Rajab. Semoga bermanfaat, infoers!







