Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB menetapkan Azhar Arsyad tetap menjadi Ketua DPW PKB Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2026-2031. Keterpilihannya ini menjadi periode ketiga Azhar memimpin PKB Sulsel sejak 2013 lalu.
Hal ini diumumkan usai DPP PKB menyelesaikan tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang dilaksanakan langsung oleh DPP PKB di Jakarta, Sabtu (24/1/2026). Rencananya, penyerahan SK akan dilakukan DPP pada 1 Februari mendatang.
“Penyerahan SK dan Pakta Integritas oleh DPP, insyaallah akan dilaksanakan pada 1 Februari di Jakarta,” ujar Azhar Arsyad usai mengikuti sosialisasi kepengurusan DPW PKB melalui Zoom bersama jajaran DPP PKB, di Kantor DPW PKB Sulsel, Jl Prof Basalamah, Makassar, Sabtu (24/1) siang.
Dia menyebut UKK kali ini mencerminkan keseriusan DPP PKB dalam menata organisasi dan menyiapkan kepemimpinan yang benar-benar berkualitas. Tahapan seleksi berlangsung jauh lebih ketat dibanding periode sebelumnya.
“Tesnya lebih berat. Mulai dari tes psikologi hingga berbagai tahapan penilaian lainnya. Intinya, seleksi kali ini sangat ketat,” ungkapnya.
Azhar bersama sejumlah Ketua DPW PKB se-Indonesia dijadwalkan akan dilantik secara serentak oleh DPP PKB di Jakarta. Jadwal pelantikan 1-3 Februari di Jakarta.
Momentum tersebut juga akan dirangkaikan dengan penyerahan SK serta penandatanganan Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen kepemimpinan dan loyalitas terhadap garis perjuangan partai.
Setelah ditetapkan kembali sebagai Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar mulai menyusun struktur kepengurusan wilayah secara menyeluruh. Kepengurusan baru ini diproyeksikan menjadi mesin organisasi yang solid, disiplin, dan terarah hingga tingkat akar rumput.
“Ini bukan sekadar sosialisasi kepengurusan, tetapi momentum konsolidasi. Seluruh elemen hadir dan sepakat membawa PKB Sulsel menjadi partai yang lebih solid, progresif, dan siap menghadapi tantangan ke depan,” pungkasnya.







