Malam 27 Rajab menjadi momen istimewa yang menandai peristiwa penting dalam sejarah Islam, yakni Isra Miraj Nabi Muhammad SAW. Sebagai waktu yang istimewa, malam Isra Miraj ini menjadi kesempatan bagi umat muslim untuk memperbanyak amalan demi mendulang berlimpah pahala.
Dikutip dari infoHikmah, Imam Al-Ghazali dalam kitabnya Ihya Ulumuddin menyebutkan bahwa orang yang mengerjakan amalan pada malam 27 Rajab ini akan diganjar kebaikan seratus tahun. Lantas, apa saja amalan yang dapat dikerjakan pada malam 27 Rajab?
Nah, dalam artikel ini infoSulsel telah merangkum beberapa amalan Malam 27 Rajab yang dapat dikerjakan umat Islam. Yuk simak selengkapnya di bawah ini!
Menukil dari buku Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunnah Superkomplet oleh Puspa Swara dan Ibnu Watiniyah disebutkan bahwa umat Islam dianjurkan untuk menghidupi Malam 27 Rajab dengan memperbanyak amalan, termasuk salat sunah Lailatul Miraj. Salat ini dapat dikerjakan sebanyak 12 rakaat dengan enam kali salam.
Adapun waktu pelaksanaannya dapat dikerjakan setelah salat Magrib maupun setelah salat Isya. Bagi umat Islam yang ingin mengerjakan amalan tersebut, berikut bacaan niatnya:
أُصَلِّي لَيْلَةَ الْمِعْرَاجِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرُ
Arab Latin: Ushalli lailatal mi’raji rak’ataini mustaqbilal qiblati sunnatan lillahi ta’ala. Allahu Akbar…
Artinya: “Saya niat salat Lailatul Mi’raj dua rakaat dengan menghadap kiblat, sunah karena Allah Ta’ala.” Allahu Akbar…
Setelah mengerjakan salat, umat Islam juga dapat membaca dzikir pada Malam 27 Rajab. Berikut bacaan lengkap dzikir 27 Rajab:
Membaca wirid tasbih 100 kali:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ.
Arab Latin: Subhanallahi wal hamdu lillâhi walâ ilâha illallâhu wallâhu akbar.
Artinya: “Mahasuci Allah. Segala puji bagi Allah. Tiada Tuhan selain Allah. Dan hanya Allah yang Mahabesar.”
Dilanjutkan dengan membaca istighfar 100 kali:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ
Arab Latin: Astaghfirullâhal ‘adzhîm.
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Mahaagung.”
Kemudian, membaca salawat Nabi 100 kali:
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلَّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Arab Latin: Allâhumma shalli alâ sayyidinâ Muhammad
Artinya: “Ya Allah, karuniakanlah selalu kehormatan dan kesejahteraan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad.”
Bila Perlu, dilanjurkan dengan membaca surat al-Fatihah, al-falaq, an-Nas, al-Ikhlash, al-Kafirun, al-Qadar, dan ayat kursi masing-masing sebanyak tujuh kali.
Selain itu, pada Malam 27 Rajab, umat Islam juga dianjurkan untuk membaca doa. Adapun bacaannya doanya yaitu sebagai berikut:
اللَّهُمَّ طَهِّرْ لِسَانِي مِنَ الْكِذْبِ وَقَلْبِي مِنَ النِّفَاقِ وَعَمَلِي مِنَ الرِّيَاءِ وَبَصَرِي مِنَ الْخِيَانَةِ فَإِنَّكَ تَعْلَمُ خَائِنَةَ الْأَعْيُنِ وَمَا تُخْفِي الصُّدُورُ
Arab Latin: Allâhumma thah-hir lisânî minal kidzbi wa qalbî minan nifâqi wa ‘amalî minar riya’i wa basharî minal khiyânati fa’innaka taʻlamu khẩinatal aʻyuni wamâ
tukhfish shudûru.
Artinya: “Ya Allah, sucikanlah lisanku dari dusta, bersihkanlah hatiku dari kemunafikan, bersihkanlah amalku dari rasa pamer, bersihkanlah penglihatanku dari pengkhianatan, sesungguhnya Engkau mengetahui pengkhianatan mata dan apa yang disembunyikan oleh hati.”
Kemudian, pada siang hari tanggal 27 Rajab dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunah Mutlaq.
Menukil dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun oleh Ustaz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid terdapat bacaan yang dapat diamalkan pada 10 malam terakhir bulan Rajab, termasuk tanggal 27 Rajab. Adapun bacaan lengkapnya yaitu sebagai berikut:
سُبْحَانَ اللهِ الرَّؤُوْفِ.
Arab Latin: Subhaanallaahir ra-uuf.
Artinya: “Maha suci Allah Yang Maha Belas Kasihan.”
Selain itu, umat Islam juga perlu membaca surat al-Ikhlas sebanyak dua kali.
Beberapa ulama berpendapat bahwa memperbanyak istighfar disunnahkan pada bulan ini, termasuk pada tanggal 27 Rajab. Berikut ini istighfar yang popular dibaca:
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ وَأَعُوْذُبِكَ مِن شَرِّمَا صَنَعْتُ وَأَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ.
Arab Latin: Allaahumma anta rabbi, laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa ana ‘abduka wa ana ‘alaa ‘ahdika wawa’dika mastatha’tu, wa a’uudzubika min syarri maa shana’tu wa abu-u laka binikmatika ‘alayya wa abuu-u bidzambii faghfirlii fa-innahuu laa yanghfirudz dzunuba illaa anta.
Artinya: “Ya Allah, Engkau-lah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang patut disembah selain Engkau yang menciptakannku. Aku adalah hamba-Mu dan aku dalam genggaman- Mu. Aku dalam perjanjian-Mu (beriman dan taat) kepada-Mu sekadar kemampuan yang ada padaku. Aku berlindung kepada-Mu daripada kejahatan yang aku lakukan. Aku mengakui atas nikmat yang Engkau berikan kepadaku dan mengakui dosaku. Karena itu, aku memohon ampunan-Mu, dan sesungguhnya tiada yang dapat mengampuni dosa seseorang, kecuali Engkau, ya Allah.”
Membaca surat Yasin pada bulan Rajab, termasuk tanggal 27 Rajab juga dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Hal ini sebagaimana diriwayatkan oleh Aisyah bahwa Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ قَرَأَ بَعْدَ صَلَاةِ الْفَجْرِ فِي شَهْرِ رَجَبَ يَس مَرَّةً وَاحِدَةً غَفَرَ اللَّهُ تَعَالَى لَهُ ذُنُوْبَ خَمْسِيْنَ سَنَةً وَدَفَعَ عَنْهُ عَذَابَ الْقَبْرِ.
“Barang siapa membaca surat Yaasiin setelah shalat Shubuh di bulan Rajab satu kali, maka Allah akan mengampuni baginya dosa-dosa sebanyak 50 tahun dan menghapuskan baginya siksa kubur.”
Membaca surat Yasin merupakan amalan sunnah yang dapat dilakukan umat Islam setelah melaksanakan salat Subuh.
Nah, itulah beberapa amalan 27 Rajab yang dapat infoers kerjakan. Semoga bermanfaat!







