Festival Salo Karajae, Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), gagal lolos Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Festival itu tersingkir dari event unggulan Kemenpar setelah skala kegiatan disorot dan belum adanya keterlibatan event organizer (EO).
“Barangkali itu juga perlu ada penambahan item kegiatannya, intinya ada pelibatan EO ya,” kata Kadisporapar Parepare, Iskandar Nusu kepada infoSulsel, Senin (26/1/2026).
Iskandar mengungkapkan, Pemkot diminta untuk mengembangkan Festival Salo Karajae agar gaungnya lebih besar. Pelibatan event organizer dalam pelaksanaan festival tersebut diharapkan membuat kegiatan itu menjadi lebih besar.
“Yang menjadi catatan itu kita diminta untuk bekerjasama dengan EO agar event itu skalanya lebih besar. Kan kita selama ini tidak pakai EO, kalau event yang lain itu bekerjasama dengan EO besar,” jelasnya.
Namun Iskandar mengakui pelibatan event organizer profesional terkendala dengan biaya besar. Pemkot Parepare akan berupaya untuk menggaet pihak lain untuk sponsor.
“Itulah lagi EO masalah dana lagi. Ada juga Pemda yang masih menanggung tapi harus besar juga anggarannya. Sementara EO memang serba anu memang, kalau EO juga kan harus dana besar,” terangnya.
Meski tidak masuk daftar KEN 2026, Pemkot Parepare akan tetap melaksanakan Festival Salo Karajae dengan skala lokal. Detail rangkaian acara akan dikaji lebih lanjut.
“Tetap ji barangkali (digelar), nanti seperti yang tadi barangkali tetap akan dilaksanakan skala lokal. Tetap ji, hanya tidak masuk KEN ji, itu saja bedanya,” tambah Iskandar.
Sebelumnya diberitakan, Kemenpar telah merilis 125 event unggulan dari seluruh Indonesia yang lolos dalam KEN 2026. Dari ratusan event itu, ada lima di antaranya dari Sulsel, yakni Toraya Ma’Gellu’; Beautiful Malino; Makassar International Eight Festival and Forum (F8); Rock in Celebes; dan Festival Pinisi.
Festival Salo Karajae Parepare dipastikan tidak lolos KEN 2026. Padahal Festival Salo Karajae masuk KEN Kemenpar sebanyak 5 kali berturut-turut.
“Tidak (lolos KEN 2026 Festival Salo Karajae Parepare),” ungkap Iskandar Nusu.







