162 Kader Jadi Plt Pengurus Golkar Sulsel, RP Sekretaris-Andi Ina Bendahara

Posted on

Plt Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) Muhidin M Said mengumumkan susunan pengurusnya hari ini. Sebanyak 162 kader menjadi Plt pengurus Golkar Sulsel, di antaranya Wakil Ketua DPRD Sulsel Rahman Pina (RP) menjadi Plt Sekretaris dan Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari Plt Bendahara.

Muhidin Said membacakan daftar pengurus itu saat memimpin rapat di Kantor Golkar Sulsel, Jalan Bontolempangan, Makassar, Kamis (22/1/2026) siang. Sementara posisi Plt Ketua Harian dijabat kembali oleh Ketua Komisi D DPRD Sulsel Kadir Halid.

“Agenda hari ini, yaitu mengumumkan hasil penyusunan Plt (pengurus) Partai Golkar Sulawesi Selatan,” ujar Muhidin kepada wartawan.

Muhidin menyebut kelengkapan pengurus DPD Golkar Sulsel dalam rangka persiapan penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda). Selanjutnya pengurus juga akan langsung menjadwalkan konsolidasi ke daerah-daerah.

“Itu belum ada (jadwal Musda). Itu bergantung DPP,” jelasnya.

Konsolidasi yang dikemas dengan agenda roadshow ini akan diikuti oleh bidang pemenangan pemilu, bidang organisasi, dan bakal calon anggota legislatif di wilayah masing-masing. Upaya ini untuk persiapan pemenangan pemilu 2029.

“Ketiga, ada kebiasaan DPD Golkar Sulsel ini, melakukan buka puasa bersama setiap harinya di sini. Itu semua sudah kita sepakati,” katanya.

Muhidin tak menjawab secara eksplisit soal rencana jadwal Musda. Namun diperkirakan Musda akan dijadwalkan usai konsolidasi roadshow ini rampung.

“Setiap dapil satu hari karena prinsipnya melakukan dialog-dialog dengan sesepuh partai dan malam harinya kita laksanakan isra Mi’raj. Tiap dapil agendanya terpusat di satu daerah. Sementara seperti itu,” katanya.

Muhidin juga menjelaskan alasan Rahman Pina alias RP ditunjuk sebagai sekretaris. Menurutnya RP sosok figur muda di Golkar dengan mobilitas tinggi.

“Dan kebetulan saya kan berdomisili di Jakarta, oleh karena itu, saya butuhkan orang punya mobilitas tinggi. Bukan mengendalikan, tapi untuk membantu saya di sini,” katanya.

Sementara penunjukan Andi Ina, kata Muhidin, karena pengalamannya. Sebelumnya Andi Ina juga menjadi bandara di kepengurusan DPD Golkar Sulsel Taufan Pawe.

“Kalau Andi Ina, tetap bendahara,” jelasnya.