Bacaan Niat Puasa Syaban Arab-Latin dan Hukum Digabung dengan Qadha Ramadhan

Posted on

Membaca niat puasa Syaban wajib dilakukan sebelum melaksanakan amalan sunnah ini. Maka dari itu, umat Islam perlu mengetahui secara jelas niat puasa Syaban beserta waktu membacanya.

Niat memiliki kedudukan yang sangat penting dalam setiap ibadah, termasuk puasa sunnah Syaban. Mengutip buku Panduan Shalat Praktis & Lengkap yang disusun oleh Ust Syaifurrahman El-Fati dan Manshur El-Mubarok, hal tersebut sebagaimana dijelaskan dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَاتِ ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِي مَا نَوى

Artinya: “Sesungguhnya amalan itu tergantung dari niatnya. Dan seseorang akan memperoleh apa yang menjadi niatnya…”

Nah, bagi infoers yang hendak mengamalkan amalan sunnah ini, berikut infoSulsel menyajikan panduannya meliputi:

Yuk simak selengkapnya di bawah ini!

Mengutip buku Meraih Surga dengan Puasa oleh H Herdiansyah Achmad Lc, berikut bacaan niat puasa Syaban:

نَوَيْتُ صَوْمَ الشَّهْرِ الشَّعْبَانِ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma-sy-syahri-sy-syabani sunnata-lillâhi ta’ala.

Artinya: “Saya berniat puasa pada bulan Syakban sunnah karena Allah Ta’ala.”

Melansir laman Nahdlatul Ulama Lampung, seperti puasa sunnah lainnya, niat puasa Syaban dapat dilakukan sejak malam hari hingga siang sebelum masuk waktu zawal (saat Matahari tergelincir ke barat), dengan syarat belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar atau masuk waktu Subuh.

Bagi umat Islam yang hendak melaksanakan puasa sunnah Syaban namun masih memiliki tanggung jawab qadha puasa Ramadhan tentunya mempertanyakan perkara ini. Apakah bisa menggabungkan kedua puasa ini?

Sebelum membahas tentang hukum menggabungkan niat kedua puasa ini, perlu diingat kembali bahwa puasa qadha merupakan ibadah wajib bagi muslim yang memiliki utang puasa Ramadhan, sementara puasa Syaban merupakan puasa sunnah.

Perkara ini pernah dijelaskan oleh Ustaz Syam Nur Makka. Ia menjelaskan ada dua pendapat ulama terkait hal ini.

Di Indonesia sendiri, pandangan yang digunakan adalah Syafi’iyah. Ustaz Syam menjelaskan pada pandangan ini, jika puasa qadha dilakukan pada waktu-waktu terdapat puasa sunnah, maka niat puasa yang dilafazkan adalah puasa qadha. Namun, meskipun yang dilafazkan niat puasa qadha, puasa sunnah sudah termasuk di dalamnya.

Sementara pada pandangan kedua, yakni dari kalangan Hanabilah atau mazhab Hambali menegaskan bahwa tidak diperbolehkan menggabungkan antara niat puasa sunah (termasuk Syawal) dan qadha Ramadhan. Hal ini dikarenakan keduanya termasuk dalam jenis puasa yang berbeda.

“Tidak boleh menggabungkan dua niat dalam satu ibadah. Tidak diterima puasa sunnahnya seseorang jikalau mereka belum membayar qadha puasanya, ini dari kalangan Hanabilah,” ujar Ustaz Syam.

Melansir laman Baznas, jika memiliki utang puasa Ramadhan, maka lebih diutamakan untuk bayar utang puasa di bulan Syaban dibandingkan menjalankan puasa sunnah. Hal ini sesuai dengan kaidah fiqh yang menyatakan bahwa kewajiban harus didahulukan daripada sunnah.

Tidak ada ketetapan berapa hari puasa sunnah di bulan Syaban. Kendati demikian, umat Islam dianjurkan memperbanyak puasa sunnah di bulan Syaban sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Menyadur buku Memantaskan Diri Menyambut Bulan Ramadhan oleh Abu Maryam Kautsar Amru, Rasulullah SAW banyak sekali melakukan puasa sunnah pada bulan ini. Bahkan dalam salah satu hadits shahih disebutkan bahwa Rasulullah hampir berpuasa sebulan penuh pada bulan Syaban.

Rasulullah banyak melakukan puasa sunnah pada bulan Syaban dimaksudkan sebagai “latihan puasa” untuk persiapan memasuki puasa Ramadhan.

Masih dari buku yang sama, dijelaskan bahwa di akhir bulan Syaban, yakni satu atau dua hari menjelang Ramadhan dilarang melaksanakan puasa sunnah. Larangan ini bertujuan agar tidak tercampur antara puasa sunnah pada bulan Syaban dengan puasa wajib pada bulan Ramadhan.

Maka, meskipun dianjurkan memperbanyak puasa sunnah, tidak diperbolehkan melaksanakan puasa selama sebulan penuh hingga akhir Syaban.

Bacaan Niat Puasa Syaban

Waktu Membaca Niat Puasa Syaban

Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Syaban dengan Qadha Ramadan?

Mana yang Harus Diutamakan Puasa Syaban atau Qadha Puasa Ramadan?

Puasa Syaban Berapa Hari?

Apakah Puasa Syaban Boleh Satu Bulan Penuh?