Puasa Isra Miraj merupakan amalan sunnah yang dikerjakan pada tanggal 27 Rajab. Sebelum mengerjakan amalan tersebut, umat Islam perlu melafalkan niat puasa Isra Miraj terlebih dahulu.
Niat merupakan syarat sah suatu ibadah, termasuk puasa. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
Artinya: “Sesungguhnya setiap amalan itu sesuai dengan niat, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan (balasan) sesuai dengan apa yang ia niatkan.” (HR Bukhari Muslim)[1]
Nah, berikut bacaan niat puasa Isra Miraj 27 Rajab lengkap dengan waktu membaca hingga hukum pelaksanaannya.
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرٍ رَجَتْ سُنَّةَ اللَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma syahri Rajab sunnatan lillahi ta’ala.
Artinya: “Saya niat puasa bulan Rajab, sunnah karena Allah ta’ala.” [2]
Niat puasa Isra Miraj 27 Rajab dibacakan pada malam hari. Namun karena puasa ini sunnah, maka jika lupa melafazkannya pada malam hari, dapat membaca niatnya setelah terbit fajar dengan syarat belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
Hal ini disandarkan pada riwayat Aisyah yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW datang kepadanya dan bertanya,
“Apakah engkau memiliki suatu (makanan)?” Kemudian, ‘Aisyah berkata, “Tidak.” Rasulullah saw lalu bersabda, “Kalau begitu, aku akan berpuasa.” (HR. Muslim) [3]
Terdapat dua pandangan mengenai hukum puasa Isra Miraj. Sebagian memperbolehkan puasa tersebut diperbolehkan.
Padangan tersebut didasarkan pada hadits riwayat Abu Hurairah bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Barang siapa puasa pada tanggal 27 Rajab, Allah mencatatnya sebagaimana orang yang puasa selama 60 bulan.” [4]
Sementara itu, pandangan lainnya menyebut bahwa puasa Isra Miraj 27 Rajab tidak pernah dicontohkan maupun diperintahkan oleh Nabi SAW. Oleh karena itu, puasa Isra Miraj 27 Rajab dinilai sebagai bid’ah. [5]
Pandangan tersebut juga diperjelas oleh Yusuf Al-Qardhawi bahwa puasa Isra Miraj hukumnya adalah haram. Hal ini karena tidak ada landasan dan syariat yang kuat mengenai amalan tersebut. [1]
Mengerjakan puasa di bulan Rajab termasuk pada tanggal 27 Rajab memiliki keutamaan yang luar biasa, yakni dapat menikmati minuman teramat nikmat di surga. Keterangan ini sebagaimana terdapat dalam kitab Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Bahwasanya di surga ada sebuah sungai Rajab, airnya putih melebihi susu, manis melebihi madu, siapa yang puasa sehari di bulan Rajab, pasti Allah memberinya minum dari sungai (bengawan) tersebut.” (HR Bukhari dan Muslim).[6]
Demikianlah niat puasa Isra Miraj yang perlu diketahui oleh umat Islam. Semoga membantu!
Sumber
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.







