Perbaikan , Sulawesi Selatan (Sulsel), ditarget rampung paling lambat Juli 2026. Preservasi ruas jalan strategis tersebut dilakukan secara bertahap dimulai dengan mengaspal titik jalan yang rusak dan berlubang.
Metode pengerjaan Jalan Hertasning Makassar dilakukan secara bertahap dan terstruktur. Penutupan pada titik-titik aspal rusak merupakan bagian dari persiapan sebelum masuk ke tahap pelapisan aspal akhir atau lapis pondasi akhir.
“Aspal yang rusak kita tutup terlebih dahulu sebagai pondasi, kemudian dilanjutkan ke tahap finishing,” kata Penanggung Jawab Proyek Preservasi Jalan Hertasning Makassar, Bima dalam keterangannya, Rabu (14/1/2025).
Bima menuturkan, pihaknya juga melakukan rekayasa lalu lintas selama pengerjaan berlangsung. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan gangguan arus lalu lintas.
Selama pengerjaan berlangsung, Jalan Hertasning Makassar menuju Jalan Tun Abdul Razak Gowa akan ditutup sebagian. Separuh badan jalan ditutup secara bergantian jika ada aktivitas alat berat di lokasi.
“Setelah satu sisi selesai, pengerjaan dilanjutkan ke sisi berikutnya. Untuk ruas Hertasning, pekerjaan dimulai sejak Desember dan ditargetkan rampung pada bulan Juni atau pertengahan Juli,” ungkap Bima.
Diketahui, Jalan Hertasning Makassar masuk Preservasi Jalan Paket I lewat skema Multi Years Contract (MYC) periode 2025-2027 senilai Rp 430 miliar. Paket tersebut mencakup perbaikan 13 ruas jalan yang tersebar di Makassar, Gowa, Sinjai hingga Bulukumba dengan total panjang penanganan mencapai 300,24 kilometer.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman sebelumnya telah melakukan groundbreaking pembangunan Jalan Hertasning Makassar pada Rabu (17/12/2025). Proyek jalan ini menjadi bagian dari komitmen Andi Sudirman mewujudkan misi ‘Sulsel Terkoneksi’.
Andi Sudirman memastikan mengawal progres perbaikan Jalan Hertasning Makassar sepanjang 1,8 kilometer dengan lebar 11 meter. Dia pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika terjadi gangguan arus lalu lintas selama proyek berlangsung.
“Kami tentu memohon maaf atas terhambatnya arus lalu lintas dan berharap masyarakat dapat bersabar. Pekerjaan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas jalan agar lebih aman dan nyaman bagi pengguna,” ujar Andi Sudirman.







