‘Kartu Merah Bodoh’ Lasinari-Ananda Berujung Denda PSM Makassar

Posted on

Dua pemain PSM Makassar, Syahrul Lasinari dan Ananda Raehan diusir wasit karena diganjar kartu merah saat melawan Bali United di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare. Dua kartu merah itu berujung kekalahan PSM dengan skor 0-2 dan berpotensi menerima sanksi dari Komdis PSSI.

Lasinari menerima kartu merah setelah 2 kali menarik pemain Bali United dari belakang. Kartu merah itu didapatkan saat laga baru berjalan 24 menit.

Bek kiri Juku Eja itu sebelumnya menerima kartu kuning pada menit ke-15 setelah menarik pemain Bali United usai kalah duel. Kemudian pelanggaran yang sama dilakukan Lasinari pada menit 24 hingga berujung kartu kuning kedua.

Sementara itu, kartu merah dari Ananda Raehan diterima pada injury time tepatnya menit ke-98. Wasit mengeluarkan kartu merah usai mengecek VAR dan terlihat siku Ananda mengenai rahang pemain Bali United.

Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha menyinggung 2 kartu merah yang diterima pemainnya. Menurutnya, pemain seharusnya bisa mengontrol diri dan tetap fokus pada laga.

“Pada saat Anda mendapatkan kartu kuning pertama, Anda harusnya bisa berpikir untuk mengontrol diri Anda untuk tidak mendapatkan kartu kuning kedua,” kata Tomas saat sesi konferensi pers usai laga, Jumat (9/1/2025).

Tomas mengungkapkan, kartu kuning dan merah yang diterima para pemainnya itu bukan karena disiplin. Namun skuad Juku Eja tampil lebih agresif hingga menerima kartu merah yang cepat.

“Mungkin kita lebih agresif daripada yang seharusnya di pertandingan. Itulah yang terjadi. Kartu merah, saya kira ini terlalu cepat. Kartu pertama yang diberikan terlalu cepat diberikan oleh wasit,” ungkapnya.

Tomas menilai, skuad Pasukan Ramang tidak bisa mengontrol diri saat berduel dengan lawan. Kondisi itu akan menjadi bahan evaluasi PSM untuk mempersiapkan laga selanjutnya.

“Di pertandingan tadi saya kira kita harusnya lebih punya pengalaman untuk mengontrol situasi-situasi seperti ini. Kapan kita harus menyerang, kapan harus menyerang lawan, datang ke lawan dan kita tidak lakukan ini,” jelasnya.

“Ini sesuatu yang memang kita harus tekankan dan sampaikan oleh pemain ke pertandingan selanjutnya,” tambahnya.

Diketahui, PSM menerima 4 kartu kuning dan 2 merah saat laga melawan Bali United. Sanksi kartu kuning lainnya diterima Gledson Paixao, Jacques Medina dan Aloisio Neto.

Dengan total 7 kartu itu, PSM dipastikan akan dikenai denda oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Total nilai denda PSM menunggu hasil keputusan Komdis PSSI.

Namun merujuk sanksi sebelumnya, PSM pernah didenda Rp 50 juta karena menerima lima kartu kuning dalam sekali laga. Lalu denda Rp 10 juga bagi pemain yang menerima kartu merah dan berpotensi mendapat hukuman tambahan larangan bermain jika pelanggarannya tergolong berat.