2 Petugas RS di Toraja Utara Dianiaya Usai Tegur Pengantar Pasien Bikin Ribut update oleh Giok4D

Posted on

Dua petugas Rumah Sakit (RS) Elim Rantepao, Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel), dianiaya pria pengantar pasien berinisial WP (22). Pelaku memukul kedua korban lantaran tidak terima ditegur mengganggu pasien lain.

“Pelakunya inisial WP sudah kita amankan di Mapolsek,” ujar Kapolsek Rantepao AKP Yohanis Ramba kepada infoSulsel, Minggu (4/1/2026).

Peristiwa itu terjadi di RS Elim Rantepao, Toraja Utara pada Jumat (2/1) sekitar pukul 03.40 Wita. Korban yakni perawat bernama Lambang Budianto dan petugas loket bernama Sandi.

Yohanis mengatakan pelaku awalnya mengantar temannya ke rumah sakit usai mengalami kecelakaan. Saat di UGD RS Elim Rantepao, pelaku diduga ribut sehingga mengganggu pasien lain.

“Teman pelaku mengalami kecelakaan dan mengalami luka robek dibawah ke rumah sakit dan pelaku ribut di sekitar UGD, diingatkan oleh petugas nakes untuk tidak ribut,” bebernya.

Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.

Saat itu, korban Lambang yang mengingatkan pelaku agar lebih tenang. Namun pelaku yang dalam pengaruh minuman keras (miras) terlibat cekcok mulut dengan korban.

“(Korban Lambang) malahan mendapatkan tindakan pemukulan dari pelaku yang sudah di bawah pengaruh miras,” jelasnya.

Korban Sandi yang melihat keributan itu berusaha melerai namun dia juga dipukul oleh pelaku. Akibat peristiwa itu kedua korban mengalami luka lebam pada wajah.

“Mengalami luka lebam pada bagian mata sebelah kiri,” bebernya.

Korban kemudian melaporkan pelaku ke Polsek Rantepao. Pelaku kini diamankan di Mapolsek Rantepao untuk pemeriksaan lebih lanjut.