Sebanyak 94 jemaat Gereja Mawar Sharon (GMS) di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) dilarikan ke rumah sakit (RS) usai diduga mengalami keracunan makanan. Mereka merasakan gejala seperti pusing, mual, dan muntah-muntah.
“Tercatat sekitar 94 orang jemaat menjalani perawatan dan observasi di sejumlah rumah sakit,” ujar Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono dalam keterangannya, Minggu (18/1/2026).
Peristiwa itu terjadi di Gereja Mawar Sharon, Kelurahan Bahu, Kecamatan Malalayang, Manado pada Jumat (16/1). Peristiwa tersebut terjadi setelah pelaksanaan ibadah yang berlangsung sejak pagi hari.
“Berdasarkan keterangan pimpinan jemaat, kegiatan makan bersama dilaksanakan sekitar pukul 13.00 hingga 14.00 Wita. Namun, sekitar pukul 15.00 Wita, sejumlah jemaat mulai merasakan gejala seperti pusing, mual, dan muntah-muntah,” terang Agus.
Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
Para jemaah itu kemudian dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Manado untuk mendapatkan perawatan. Rumah sakit yang dimaksud yakni RS Siloam, RS Pancaran Kasih, RS ODSK, RS Bhayangkara, dan RS Advent Teling.
“Korban masih dalam tahap observasi dan perawatan dokter, 3 korban yang sudah di pulangkan,” bebernya.
Polisi sedang melakukan penyelidikan, dengan meminta keterangan tiga orang saksi. Ketiga orang yang diperiksa adalah gembala gereja, ketua panitia dan penyedia makanan.
“Kita, lakukan lidik dengan meminta keterangan dari gembala gereja, ketua panitia, sama penyedia makanan,” pungkasnya.







