Sebanyak 111 siswa SMP, SMA hingga SMK diduga keracunan usai menyantap menu makan bergizi gratis (MBG) di Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut). Ratusan siswa tersebut dilarikan ke sejumlah rumah sakit usai mengalami keluhan pusing, diare hingga muntah-muntah.
“Dari data yang ada 111 siswa yang diduga keracunan, tapi hari ini tinggal 55 orang yang dirawat, lain sudah dipulangkan,” ucap Kasat Reskrim Polres Tomohon, Iptu Royke Mantiri kepada wartawan, Selasa (27/1/26).
Royke menjelaskan laporan dugaan keracunan makanan itu terjadi sejak Senin (26/1). Ratusan siswa yang diduga keracunan berasal dari SMA Karitas, SMK Negeri 1 Woloan, SMA Santa Familia Tomohon dan SMP Woloan.
“Kami atas perintah kapolres langsung bergerak mencari data di beberapa rumah sakit,” tuturnya.
Royke mengatakan pihaknya terus mengawal perkembangan kasus ini. Aparat kepolisian juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan BPOM, dengan mengambil sampel muntah dari korban dan makanan,” bebernya.
Sampel yang sudah diambil akan dibawa ke laboratorium forensik (labfor) untuk diuji. Pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan diperiksa.
“Pihak SPPG sudah kami undang untuk dimintai klarifikasi,” jelas Royke.







